Mendikdasmen: Kepala Sekolah Berperan Strategis Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

Jumat, 17/07/2026 - 19:35
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti

Klikwarta.com, Sumbawa - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa kepala sekolah dan guru memegang peran strategis dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Menurutnya, pendidikan merupakan amanat konstitusi yang harus diwujudkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan satuan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Mendikdasmen saat menghadiri Sarasehan bersama Kepala Sekolah se-Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/7). Kegiatan ini menjadi forum dialog antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kepala sekolah untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menyerap berbagai aspirasi dari daerah.

"Kalau kita baca dalam Undang-Undang Dasar 1945, tujuan didirikannya negara Indonesia ini adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Pasal 31 menyebutkan setiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran. Supaya cerdas, rakyat itu harus mendapatkan pengajaran atau pendidikan," ujar Mendikdasmen.

Selanjutnya, Menteri Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa visi Pendidikan Bermutu untuk Semua dirumuskan berdasarkan amanat konstitusi dan menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun generasi Indonesia yang unggul. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemendikdasmen terus memperkuat transformasi pendidikan melalui empat infrastruktur utama, yakni infrastruktur fisik, pedagogis, budaya, dan hukum.

Melalui keempat infrastruktur tersebut, pemerintah terus mempercepat berbagai program prioritas seperti Revitalisasi Satuan Pendidikan, Digitalisasi Pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, serta penyempurnaan berbagai regulasi untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan merata.

Pada aspek infrastruktur fisik, pemerintah melanjutkan program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan pembangunan unit sekolah baru di berbagai daerah, serta memperluas program Digitalisasi Pembelajaran melalui penyediaan Interactive Flat Panel (IFP). Di aspek pedagogis, pemerintah juga terus meningkatkan kualitas guru melalui program beasiswa, peningkatan kesejahteraan, serta berbagai pelatihan kompetensi. Penguatan karakter peserta didik juga dilakukan melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, dan penguatan kegiatan ekstrakurikuler.

"Peran Bapak Ibu lebih hebat dari peran saya. Karena yang hadir di kelas adalah Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Yang bisa menginspirasi adalah Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Yang bisa melahirkan menteri-menteri adalah Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian," tegasnya.

Dalam forum sarasehan ini, para kepala sekolah turut menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan di daerah. Menteri Abdul Mu’ti menanggapi secara langsung berbagai pertanyaan dan masukan yang disampaikan para kepala sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan satuan pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyampaikan apresiasi atas berbagai program Kemendikdasmen yang telah dirasakan masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran.

"Kami menyampaikan terima kasih telah mendapatkan program digitalisasi dengan hadirnya 653 unit IFP untuk PAUD, SD, dan SMP. Kami berharap tahun ini beberapa sekolah yang belum dapat, akan bisa terdistribusikan dan diberikan tambahan lagi,” ujar Syarafuddin.

Kepada para peserta acara, Bupati Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program prioritas Kemendikdasmen di daerahnya. Hingga saat ini, puluhan satuan pendidikan di Kabupaten Sumbawa telah memperoleh bantuan revitalisasi, sementara ratusan IFP telah didistribusikan ke jenjang PAUD, SD, dan SMP untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi. 

“Kami terus berkoordinasi dengan Kemendikdasmen agar semakin banyak satuan pendidikan memperoleh dukungan peningkatan sarana dan prasarana, seiring dengan tantangan geografis Kabupaten Sumbawa yang memiliki wilayah cukup luas,” pungkas Syarafuddin.

Melalui sarasehan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan semakin kuat sehingga berbagai kebijakan yang dihadirkan mampu menjawab kebutuhan di lapangan dan mendukung terwujudnya Pendidikan Bermutu untuk Semua. (**) 

Berita Terkait