Komisi IV DPRD Beberkan Temuan Mengejutkan di Dapur SPPG Kota Bengkulu

Selasa, 19/05/2026 - 12:45
Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bengkulu

Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bengkulu

Klikwarta.com, Kota Bengkulu - Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bengkulu, Jembatan Kecil 03 yang beralamat di Jalan Adam Malik KM 9, Kelurahan Jembatan Kecil, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, Selasa (19/5/2026).

Dalam sidak tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, S.H., M.H., mengungkapkan sejumlah temuan penting terkait pengelolaan SPPG.

Poin-poin Temuan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu saat Sidak SPPG:

1 Instalasi gas menggunakan metode pengelasan namun belum dilengkapi sertifikat layak operasi

2 Kondisi dapur dinilai belum memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kebersihan dalam proses produksi makanan.

3 Peralatan yang sudah tidak digunakan masih terpasang dan hanya diikat menggunakan tali seadanya sehingga berpotensi membahayakan pekerja.

4 Sistem pengelolaan limbah belum memadai, terutama limbah produksi yang langsung mengalir ke saluran air warga.

g

5 DPRD meminta penambahan instalasi pengolahan limbah agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

6 Muncul dugaan konflik kepentingan dalam pengelolaan koperasi supplier bahan baku karena ketua yayasan juga menjabat sebagai ketua koperasi.

7 Sistem pengadaan bahan baku dinilai berpotensi dimonopoli satu pihak, padahal petunjuk teknis program mewajibkan keterlibatan minimal 15 supplier UKM lokal.

8 Ditemukan persoalan BPJS Ketenagakerjaan, di mana iuran bagi 47 pekerja disebut belum dibayarkan oleh pihak pengelola.

9 DPRD Provinsi Bengkulu akan memberikan rekomendasi perbaikan menyeluruh guna memastikan pelayanan pemenuhan gizi berjalan sesuai standar kesehatan, keselamatan kerja, dan tata kelola yang baik. (Adv)

Berita Terkait