Kapolda Sumsel Siapkan 1471 Personel Persiapan Pengamanan Pengawalan Tahap Pungut dan Hitung Suara

Minggu, 24/11/2024 - 08:31
Kapolda Sumsel Siapkan 1471 Personel Persiapan Pengamanan Pengawalan Tahap Pungut dan Hitung Suara

Kapolda Sumsel Siapkan 1471 Personel Persiapan Pengamanan Pengawalan Tahap Pungut dan Hitung Suara

Klikwarta.com, Palembang - Apel pegelaran pasukan yang akan diterjunkan kejajaran untuk mengamankan dan mengawal tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2024,apel ini diadakan di Lapangan Apel Mapolda Sumsel dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Andi Rian R Djajadi S,i.K, M,H, Sabtu (23/11/2024).

Di ikuti sebanyak I.471 personel terdiri dari BKO (Bawah Kendali Oprasi)Polda Sumsel sebanyak 709 personel,BKO Brimob sebanyak 700 personel dan BKO Ditsamapta sebanyak 63 personel yang akan di sebar ke polres/tabes jajaran Polda Sumsel,dalam pengamanan masa kampanye sejak Tanggal 25 September 2024 sampai dengan 23 November 2024.

Untuk pengamanan dan pengawalan kotak suara,pengamanan TPS dan rekapitulasi surat suara,sejumlah 709 personel di BKO kan ke polres dengan rincian Polrestabes Palembang 150 personel, polres Oku 50 personel,polres Muaratara 41 personel, Polres Banyuasin 80 personel, Polres Empt Lawang 34 personel,polres Pali 23 personel, Polres Musi Rawas 77 personel, Polres OKI 124 personel, polres Muba 70 personel, Polres Lahat 40 personel dan polres Ogan Ilir 20 personel.

Kapolda Sumsel Irjen Andi Rian R Djajadi.S,i.K,.M,H.,dalam amanatnya mengatakan, pengamanan dan pengawalan tahapan pungut,hitung suara ini dilaksanakan mulai Tanggal 24 November 2024 sampai / Desember 2024.

"Alhamdulillah sejauh ini kita telah melaksanakan pengamanan dan pengawalan setiap tahapan dengan baik,dengan hasil terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman,nyaman dan kondusif selama pelaksanaan kampanye tersenut.

"Kondisi ini dapat terwujud berkat kerja keras dan kesungguhan seluruh personel Polda Sumsel dalam melaksanakan tugas/ pengamanan", ujarnya.

Selaku pimpinan,dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh personel atas pelaksanaan tugas pengamanan pada tahap kampanye dan berharap dapat di tingkatkan pada pengamana tahap berikutnya yakni tahap pemungutan suara dan penghitungan suara yang menurutnya sangat menentukan dan sangat berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas.

"Dengan adanya beberapa kejadian yang menonjol terjadi selama tahapan kampanye,dapat kita simpulkan bahwa situasi politik di tiap-tiap daerah begitu fluktuatif.Oleh sebab itu,keseriusan dan kesungguhan kita dalam melaksanakan tugas pengamanan ini sangat di perlukan demi terlaksananya pesta demokrasi yang aman dan demokratis." tandasnya.

"Pada pengamanan tahap ini,saudara-saudara akan diterjunkan langsung ke- kesatuan wilayah guna membantu pengamanan Pilkada pada saat pemungutan suara dan penghitungan suara.Pahami betul bahwa tugas yang akan saudara laksanakan cukup berat,sehingga memerlukan keseriusan dan kesiapan saudara dalam melaksanakan tugas pengaman", tambahnya.

Mantan Kapolda Sulsel tersebut memastikan keselamatan,kesiapan dan kesehatan personel dalam prima,memastikan personel yang terlibat pengamanan ini dalam kondisi siap bertugas bersama stakeholder lainnya.Beberapa point penekanan diberikan kepada personel yang akan di  terjunkan laksanakan diantaranya agar pengamanan dilaksanakan secara prefesional dan penuh rasa  tanggung jawab dengan tetap berpedoman kepada peraturan perundang-undangan.

"Laksanakan tugas secara profesional dan penuh rasa tangung jawab sesuai undang-undang,jaga netralitas,pahami betul tingkat kerawanan di daerah tugas TPS nya,tetap berada di TPS hingga kegiatan tuntas,pastikan kegiatan rekapitulasi suara berjalan lancar tanpa ada intimidasi dari pihak yang tidak berkepentingan", paparnya.

Sementara itu Biro Oprasi (Karo OPS)Kombes M   Anis Prasetyo mengatakan,hampir seluruh polres menerima BKO dan untuk Samapta akan diterjunkan di Muaratara dan Lahat,sedangkan Brimob ditempatkan di seluruh rayon.

"Pergeseran,hari ini kita laksanakan  Apel serpas,kemudian besok mereka bergerak menuju kepolres masing-masing.Nanti setelah mendapatkan pengarahan lanjut dipolres,mereka langsung mengamankan ppk-ppk,dan kemudian mengawal kotak suara menuju ke TPS . Dan melanjutkan melaksanakan pengamanan pemungutan suara,kemudian dari sana mereka akan melaksanakan Pengawalan kembali ke PPK.Kita harapkan Tanggal 30 proses itu sudah selesai semua dan bisa kembali kepolda", terangnya.

Sambil memastikan seluruh daerah menjadi perhatian secara khusus.Dirinya  mengimbau masyarakat agar berpartisipasi aktif menyampaikan aspirasi masing-masing.

"Pilihan boleh beda,siapapun yang terpilih,itu merupakan pimpinan daerah yang harus didukung bersama.Marilah kita tetap menjaga persaudaraan dan menghargai keputusan ataupun pilihan orang lain.Penekanan bagi personel PAM TPS  di larang bawa Senpi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan." tutupnya.

Kontributor : Aliwardana

Berita Terkait