Perkuat Pembinaan Atlet, PTMSI Jawa Tengah dan Karanganyar Dorong Penguatan Tenis Meja Akar Rumput

Sabtu, 22/08/2026 - 17:12
Pengprov PTMSI Jawa Tengah saat menggelar pertemuan dengan Bupati Rober Christanto, di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (22/8/2026)

Pengprov PTMSI Jawa Tengah saat menggelar pertemuan dengan Bupati Rober Christanto, di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (22/8/2026)

Klikwarta.com, Karanganyar - Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah mempererat silaturahmi dan koordinasi dengan pengurus kabupaten serta lembaga olahraga disabilitas NPCI dalam kunjungan kerja di Kabupaten Karanganyar, Sabtu (22/8/2026). 

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong pembinaan atlet tenis meja secara masif mulai dari tingkat akar rumput (grassroots).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pengprov PTMSI Jawa Tengah menyempatkan diri meninjau pelaksanaan Peparpeda 2026 serta menggelar pertemuan khusus di Rumah Dinas Bupati Karanganyar dengan Bupati Rober Christanto yang juga menjabat sebagai Ketua PTMSI Kabupaten Karanganyar.

Ketua Pengurus PTMSI Jawa Tengah, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo, CRP mengapresiasi terobosan yang dilakukan PTMSI Kabupaten Karanganyar dalam menghidupkan Persatuan Tenis Meja (PTM) hingga ke tingkat RT, RW, desa/kelurahan, hingga kecamatan. 

"Strategi ini menjadi model ideal dalam memasyarakatkan olahraga tenis meja secara nyata. Jika pola ini diterapkan di seluruh 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah, peluang lahirnya bibit-bibit atlet berprestasi akan semakin terbuka lebar," ungkapnya.

Lukas menambahkan, bahwa sebagai wujud penguatan sistem pembinaan, PTMSI Jawa Tengah menekankan pentingnya pendataan atlet berbasis data yang terintegrasi (updating data).

PTMSI di 35 kabupaten/kota diimbau untuk merekapitulasi data atlet berdasarkan kelompok umur secara akurat, mulai dari kelompok umur (KU) 11 tahun, 13 tahun, 15 tahun, 17 tahun, hingga kategori dewasa. 

"Data ini akan menjadi basis pembinaan dan seleksi atlet terukur untuk mewakili Provinsi Jawa Tengah di ajang regional maupun nasional," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyambut positif kunjungan dan perhatian dari Pengprov PTMSI Jawa Tengah. Pihaknya menegaskan komitmen daerah dalam mendukung pembinaan tenis meja, salah satunya dengan memfungsikan bekas kantor pemerintahan sebagai pusat latihan dan gemblengan bagi bibit-bibit atlet lokal.

"Untuk menjaga antusiasme masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan PTMSI daerah terus menggalakkan turnamen serta ajang silaturahmi antar-PTM di tingkat kecamatan dan desa," ujar Rober.

Bupati Karanganyar bahkan kerap membawa pemukul tenis meja (bet) di mobil dinasnya untuk menyapa dan bermain bersama warga saat melakukan kunjungan ke lapangan.

Kunjungan silaturahmi Pengprov PTMSI Jawa Tengah ke daerah-daerah ini dinilai menjadi angin segar dan suntikan semangat baru bagi pengurus, pelatih, hingga atlet termasuk para atlet disabilitas guna membangun ekosistem olahraga tenis meja Jawa Tengah yang lebih solid dan berprestasi.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait