Ilustrasi/gambar istimewa
Klikwarta.com, Pesisir Barat - Dini Hari, Senin (13/03/2023) warga di kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Lampung, digemparkan dengan peristiwa seorang remaja SMA melahirkan bayi dalam pos ronda.
Siswi tersebut berusia 18 tahun dan masih duduk dibangku sekolah klas XIII di salah satu Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Dikonfirmasi melalui Peratin (Kades), Ru, membenarkan pristiwa tersebut.
"Ia benar, peristiwa tersebut terjadi pada senin dini hari, sekira pukul 00.30 WIB, remaja putri yang melahirkan di gardu /pos ronda, remaja tersebut berusia 18 tahun, merupakan warga kecamatan Pesisir Tengah", ucap Ru.
Lanjutnya, Siswi itu melahirkan seorang diri, tanpa bantuan tenaga medis, ia hanya ditemani seorang remaja putra yang juga masih berstatus pelajar sekolah kelas XII, warga dari kecamatan Krui Selatan.
Dikisahkannya, kronolgi kejadian pertama kali ditemukan oleh para pemuda yang kebetulan lewat di lokasi, kemudian para pemuda tersebut melihat dua pasang remaja, sementara seorang remaja putri itu tampak seperti sedang melahirkan.
Atas inisiatif mereka kemudian memberi tahukan kejadian itu kepada warga setempat, sembari meminjam kain panjang, dengan niat ingin menolong, Namun, saat warga hendak membantu, ternyata remaja putri itu sudah kadung melahirkan.
Kemudian setelah melahirkan, kedua pasangannya remaja yang masih sekolah tersebut, membawa lari bayi yang baru dilahirkan.
Khawatir dengan kejadian itu, lalu Aparatur Pekon bersama Aparat kepolisian mencari keberadaan dua remaja yang membawa lari bayi tersebut.
Dalam pencarian, Aparat kepolisian menjumpai seorang remaja yang mencurigakan sedang duduk di dekat Pantai Labuhan Jukung, dan ternyata remaja tersebut hendak menjemput kedua terduga pelaku yang sedang di cari.
"Setelahnya, di suruhlah remaja tersebut untuk menjemput kedua pelaku, ternyata kata dia, kedua pelaku itu sudah curiga, dan kemudian memilih melarikan diri lagi", ungkapnya.
Setelah dilakukan pencarian secara masif, kedua pelaku akhirnya berhasil ditemukan oleh aparat kepolisian, kemudian remaja perempuan dibawa ke Puskesmas karena mengalami pendarahan. Tragisnya, setelah dirawat di Puskesmas ternyata bayi tersebut meninggal dunia.
Kasi Humas, Polres Pesisir Barat, Polda Lampung, Kasiyono, kepada Media ini membenarkan adanya pristiwa tersebut. Namun kata dia, pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara rinci, mengingat saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan.
"Benar, tapi sekarang kita belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, saat ini sedang dalam tahap penyidikan, nanti kalau sudah selesai kita informasikan kepada teman-teman media", tandasnya.
(Pewarta: Jokson)








