HPSN 2026: Karanganyar ‘Perang’ Melawan Sampah, Wabup Tegaskan Kebersihan Bukan Hanya Tugas Aparat

Jumat, 27/02/2026 - 21:13
Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, memimpin aksi bersih-bersih massal di kawasan Terminal dan Pasar Tegalgede Karanganyar dalam rangka peringatan HPSN, Jumat (27/2/2026)

Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, memimpin aksi bersih-bersih massal di kawasan Terminal dan Pasar Tegalgede Karanganyar dalam rangka peringatan HPSN, Jumat (27/2/2026)

Klikwarta.com, Karanganyar - Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kabupaten Karanganyar tidak sekadar menjadi seremoni.

Melalui aksi nyata, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menerjunkan ratusan personel untuk melakukan aksi "Kurve" atau bersih-bersih massal di titik vital publik, yakni Terminal dan Pasar Tegalgede, Jumat (27/2/2026).

Mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)”, kegiatan ini menjadi sinyal kuat komitmen daerah dalam membenahi tata kelola lingkungan di pusat-pusat keramaian.

Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, yang hadir memimpin aksi tersebut, memberikan pesan menohok bagi seluruh warga Bumi Intanpari. Ia menegaskan bahwa budaya bersih tidak boleh hanya menjadi beban di pundak pemerintah atau aparat keamanan semata.

“Jangan hanya ASN, TNI, dan Polri yang peduli terhadap sampah. Seluruh masyarakat harus memiliki kesadaran yang sama. Kolaborasi adalah kunci agar Karanganyar benar-benar menjadi daerah yang ASRI,” tegas Adhe Eliana dalam pidato sambutannya.

Pemilihan Pasar dan Terminal Tegalgede sebagai lokasi utama bukan tanpa alasan. Sebagai pusat ekonomi dan mobilitas, area ini merupakan wajah pelayanan publik Karanganyar. Wabup menekankan bahwa lingkungan yang kotor di pusat interaksi sosial akan berdampak buruk pada citra daerah dan kesehatan masyarakat.

Beberapa poin utama yang ditekankan dalam momentum HPSN 2026 ini antara lain masyarakat diajak mulai memilah sampah sejak dari dapur rumah tangga, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai menjadi target utama untuk menekan beban TPA, dan mengubah pola pikir masyarakat dari membuang menjadi mengelola.

Semangat gotong royong yang kental ditunjukkan di lapangan. Personel TNI-Polri tampak bahu-membahu dengan para petugas kebersihan dan warga pasar mengangkut tumpukan sampah serta membersihkan saluran air yang tersumbat.

"Aksi kurve ini diharapkan menjadi pemicu (trigger) bagi gerakan serupa di tingkat kecamatan hingga desa, guna memastikan Karanganyar tetap nyaman dan berkelanjutan bagi generasi mendatang," jelas Adhe.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait