Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso Menerima Audiensi warga Desa Rejoso Kecamatan Binangun.
Klikwarta.com, Kabupaten Blitar - Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso meminta warga Desa Rejoso, Kecamatan Binangun tidak mengkaitkan persoalan jalan kawasan PT. RMI dengan pelantikan kepala desa terpilih desa setempat.
“Saya disini wewenangnya menjembatani dan memberi masukan. Jangan meributkan masalah lain, jika itu memang tanah negara atau tanah Desa maka tidak bisa jual belikan," kata Rahmat setelah menemui sejumlah massa dari Desa Rejoso yang beraksi di depan kantor Bupati Blitar, Kamis (9/2/2023).
"Jangan tuntutannya untuk tidak melantik Kepala Desa yang sudah terpilih sampai masalah ini selesai, karena kalau itu tuntutannya itu kita terbentur aturan, karena dalam Peraturannya jika Calon Kades dinyatakan menang, setelah itu 3 hari tidak ada keberatan, maka mau tidak mau Bupati harus melantik itu," sambungnya.
Orang nomor dua di Kabupaten Blitar ini menyampaikan pihaknya akan secepatnya rapat dengan Forkompinda, juga meminta agar percaya dengan pemerintah saat ini apalagi pemerintah pusat melalui presiden sudah mengatakan akan memberantas mafia tanah.
"Nah kalau pihak RMI tidak mau memberikan data itu, saya bisa mengambil data itu, atau Kajari atau Kapolres bisa mengambil data itu dari APH, saya minta warga tetap bekerja seperti semula,” tegasnya.
Sementara Kepala Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Wawan Aprilianto menjelaskan, terkait mosi tidak percaya warga terhadap dirinya, berikut pernyataannya :
“Ini kan masalah RMI tidak ada korelasinya dengan pelantikan kades. Sebab pilkades lancar, semua ttd berita acara pleno mulai semua calon, semua saksi dan BPD dan dalam waktu tenggang tidak ada gugatan baik dalam pelaksanaan maupun gugatan hasil," katanya dalam keterangan tertulis via WA.
“Terkait musdes, RMI sudah mempersilahkan kepada masyarakat bila ada yang dirugikan dan punya dokumen bisa melakukan gugatan Itu dan antara grup mereka dan RMI, sudah pernah melakukan pertemuan yang disaksikan oleh Kasat Intel, Kasat Reskrim, juga Forkompimcam Binagun dan Pemdes," tandasnya.
(Pewarta : Faisal NR)








