Partisipan Asal Palestina Antusias Kunjungi Komplek Pejantan Unggul BBIB Singosari

Kamis, 15/12/2022 - 15:12
Partisipan asal Palestina saat berkunjung di komplek pejantan unggul BBIB Singosari, Rabu (14/12/2022).

Partisipan asal Palestina saat berkunjung di komplek pejantan unggul BBIB Singosari, Rabu (14/12/2022).

Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari yang merupakan produsen semen beku terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara, tidak berhenti memproduksi dan melayani kebutuhan semen beku. Selain memproduksi semen beku, BBIB Singosari juga memberikan layanan bimbingan teknis (Bimtek) manajemen Inseminasi Buatan (IB). Mulai dari bimtek Inseminator, pemeriksaan kebuntingan hingga bimtek asisten teknis reproduksi.

BBIB Singosari juga sudah banyak melatih tenaga inseminator dari berbagai negara. Seperti halnya 20 partisipan asal Palestina. Pada hari ketiga mereka mengunjungi komplek pejantan unggul BBIB Singosari dengan mengikuti protokol biosekuriti yang ketat.

BBIB Singosari memberikan sharing experience pengendalian penyakit melalui biosecurity yang ketat, di samping komitmen menjaga kualitas semen beku yang dihasilkan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Penanggung jawab Kesehatan Hewan (Keswan) BBIB Singosari, drh Ndaru Pranowo, mengatakan, kegiatan di substansi pelayanan teknis BBIB Singosari ada dua pilar. Yakni sub ko substansi pemeliharaan ternak dan peningkatan mutu genetik, serta sub ko substansi produksi semen dan pengembangan IB.

"Pejantan sapi yang ada di BBIB Singosari sendiri ada beberapa jenis, antara lain adalah Limousin, Simmental, Aberdeen Angus, Brangus, Brahman, Aceh Ongole, Madura, Bali, Friesien Holstein, Belgian Blue, Galekan, Donggala dan Wagyu" jelas Ndaru saat ditemui disela-sela kegiatan, Rabu (14/12/2022).

"Seluruh pejantan harus bersertifikat sebelum semen bekunya dapat diedarkan. Pejantan harus sehat dan prima untuk menghasilkan sperma berkualitas", sambungnya.

Ia menjelaskan, pejantan yang sehat mempunyai skor 3-4. Jika di bawah skor tiga sapinya kekurusan dan kalau di atas angka empat terlalu gemuk dan ini berpengaruh pada libidonya. Untuk hijauan pakan ternak, lanjut Ndaru, kualitas pakan ternak benar-benar dijaga kualitasnya, mulai perawatan rumputnya, pemupukan hingga pembenihannya. Selain itu juga pakan awetan atau pakan kering juga disiapkan.

"Jadi setiap hari, pejantan-pejantan disini dimandikan terlebih dahulu, kemudian diberikan makan, kemudian dibersihkan kandangnya, lalu di bawa ke area penampungan, sesuai jadwal pengambilan spermanya", urainya.

BBIB Singosari

Penampungan dalam hal ini adalah tempat menampung sperma pejantan sapi dengan berbagai jenis. Pejantan digiring ke sebuah area penampungan yang di sana sudah ditunggu petugas kolektor yang untuk menampung spermanya.

"Proses penampungan sperma itu hampir sama seperti sapi yang sedang kawin. Ada sapi pejantan yang dibutuhkan sebagai pemancing dan ada pejantan yang akan diambil spermanya. Pejantan pemancing juga dijadwalkan pengambilan spermanya seperti pejantan yang lain juga", kata Ndaru.

Alat yang digunakan untuk penampungan spermanya sendiri selalu disterilkan setelah digunakan. Kondisi seluruh peralatan harus steril sehingga sperma yang ditampung juga dalam kondisi bebas dari berbagai kontaminasi dan infeksi.

"Sementara itu, ketika masuk dalam komplek pejantan dan laboratorium pun orang yang masuk harus ganti dengan pakaian yang disediakan. Hal itu karena sterilisasi tempat tersebut harus tetap terjaga, dan sesuai dengan SOP yang kita laksanakan disini", tegas Ndaru.

Ketika para partisipan memasuki area laboratorium, terlihat peralatan laboratorium lengkap, mulai alat untuk mendeteksi jumlah sel, pengenceran sperma hingga packing menjadi semen beku. Setelah melalui proses di laboratorium, semen beku tersebut akan dikirimkan dan disimpan di depo bank sperma. Bank sperma sendiri merupakan tempat penyimpanan khusus sperma pejantan sebelum dipasarkan.

Sperma yang tersimpan mampu bertahan hingga puluhan tahun dengan syarat berada dalam rendaman nitrogen cair pada suhu -196 oC. Ada beberapa warna straw dan kode khusus yang menunjukkan bangsa pejantan.

Saat ini terdapat stock yang sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan semen beku di Indonesia dan kebutuhan ekspor.

(Pewarta : Asral)

Berita Terkait