Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di Depan Balaikota Surakarta Dijaga Ketat Polisi

Selasa, 13/10/2020 - 06:01
Aksi damai ratusan mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di depan Balaikota Surakarta

Aksi damai ratusan mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di depan Balaikota Surakarta

Klikwarta.com, Solo - Aksi unjuk rasa menuntut pencabutan Undang - Undang (UU) Cipta Kerja (Omnibus Law) kembali digelar di Kota Solo, Jawa Tengah pada Senin (12/10/2020) siang.

Kali ini, aksi damai menolak UU Cipta Kerja itu digelar di depan Balaikota Surakarta, dengan diikuti ratusan massa dari berbagai elemen organisasi mahasiswa, di antaranya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Selain menyuarakan penolakan terhadap UU Cipta Kerja, massa mahasiswa yang turun ke jalan dalam “Aksi Damai Jateng Menggugat” mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera mengeluarkan Perppu pembatalan UU Cipta Kerja hingga menjamin kesejahteraan bagi para buruh.

"Kami meminta Perppu harus diterbitkan dan kami dari aliansi juga mengecam represisifitas yang dilakukan dari aparat kepolisian," tandas koordinator aksi, Abdul Malik Anwar Hamisi.

Selain berorasi, mereka juga membawa sejumlah spanduk seperti 'Jateng Menggungat Gagalkan Omnibus Law' dan 'Presiden Keluarkan Perppu'.

Tampak pengamanan ketat oleh aparat kepolisian dan barikade kawat berduri yang terpasang di sekitar kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

Sementara itu, untuk mengamankan jalannya aksi, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Simanjuntak mengatakan pihaknya mengerahkan sekira 750 personil gabungan dari TNI-Polri yang dibackup oleh Ditsamapta Polda Jateng, Sat Brimobda Jateng, Polres se-Solo Raya, Korem 074/Warastratama dan jajaran Kodim eks Karesidenan Surakarta, yang tersebar di sejumlah titik di seputaran Kota Solo.

"Jadi personil kita sebar, tidak hanya pengamanan di Balaikota Solo saja," ungkap Ade.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait