Ustadz Andi Syaifulloh
Klikwarta.com, Depok – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Jami Dhuyufur Rahman, Jumat (20/2/2026). Masjid yang berlokasi di Jalan Raya Jakarta–Bogor, dekat Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok itu dipadati jamaah yang mengikuti rangkaian ibadah sekaligus kajian keislaman.
Kegiatan yang digelar usai salat Isya tersebut menghadirkan Ustadz Andi Syaifulloh sebagai penceramah. Dalam tausiahnya, ia membahas keutamaan dan fadilah puasa Ramadan, sekaligus mengupas makna kata “Ramadhan” dalam perspektif kitab klasik.
Menurut Ustadz Andi, puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum pembinaan diri menuju ketakwaan.
“Ramadan adalah bulan pembakaran dosa. Secara bahasa, ‘Ramadhan’ berasal dari kata ramadhan yang berarti panas atau membakar. Artinya, bulan ini menjadi waktu bagi umat Islam untuk membersihkan diri dari dosa-dosa melalui ibadah dan taubat,” jelasnya di hadapan jamaah.
Pada sesi tarawih, kajian dilanjutkan dengan pembahasan kitab Al-Ghunyah li Thalibi Thariqil Haq karya ulama besar, Syaikh Abdul Qodir. Dalam kitab tersebut, dijelaskan berbagai dimensi spiritual Ramadan, mulai dari peningkatan kualitas ibadah, pengendalian hawa nafsu, hingga pentingnya keikhlasan dalam setiap amal.
Ustadz Andi juga mengajak jamaah untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. “Jangan sampai Ramadan hanya berlalu tanpa perubahan. Jadikan bulan ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.
Kegiatan tarawih dan kajian rutin di Masjid Dhuyufur Rahman ini menjadi salah satu pusat pembinaan keagamaan masyarakat di wilayah Tapos. Antusiasme jamaah yang hadir menunjukkan tingginya semangat warga dalam menyambut dan menghidupkan bulan suci dengan ilmu dan ibadah.
(Kontributor: Arif)








