Persiapan pengamanan pelaksanaan Karangsari Carnival di Desa Karangsari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, dimatangkan melalui apel gabungan yang digelar di Pendopo Agung Karangsari, Sabtu (19/9/2026)
Klikwarta.com, Malang - Persiapan pengamanan pelaksanaan Karangsari Carnival di Desa Karangsari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, dimatangkan melalui apel gabungan yang digelar di Pendopo Agung Karangsari, Sabtu (19/9/2026).
Apel pengamanan tersebut dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Sejumlah unsur dilibatkan, mulai dari jajaran Polsek Bantur, TNI, Forkopimcam Bantur, Pemerintah Desa Karangsari, BPD, panitia, Banser, Linmas, hingga tim kesehatan dari Puskesmas Wonokerto.
Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah antisipasi untuk memastikan rangkaian Karangsari Carnival berjalan aman, tertib dan kondusif. Sebanyak 17 peserta dijadwalkan mengikuti karnival dan diberangkatkan dari tiga dusun dengan waktu start sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik Syafiudin, S.H., M.H., dalam arahannya meminta seluruh petugas dan panitia memperhatikan aspek keselamatan, khususnya terhadap kendaraan yang digunakan peserta.
Ia menekankan agar para pengemudi mendapat imbauan khusus ketika melewati jalan yang memiliki turunan.
"Kalau ada turunan jalan, tolong disampaikan kepada sopir agar berhati-hati. Takut rem blong," kata Ahmad Taufik saat memberikan arahan.
Menurut dia, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena kendaraan peserta karnaval akan melintas dalam kondisi lalu lintas dan situasi yang cukup ramai. Pengemudi diminta tidak lengah agar kendaraan tetap terkendali sepanjang perjalanan.
Selain keselamatan lalu lintas, Kapolsek juga mengingatkan seluruh personel dan panitia untuk menjaga kondisi kesehatan selama bertugas. Koordinasi antarpetugas juga dinilai penting untuk mengantisipasi apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan cepat.
Untuk mendukung komunikasi di lapangan, petugas diminta memanfaatkan sarana komunikasi yang telah disiapkan, baik melalui grup WhatsApp maupun perangkat komunikasi radio.
Penggunaan perangkat UHF 400 diarahkan pada kanal komunikasi yang telah ditentukan, sedangkan panitia dapat menggunakan telepon seluler untuk berkoordinasi.
"Kalau ada yang memegang HP, Wiland atau UHF 400 di channel 15, gunakan channel sendiri. Komunikasi panitia pakai HP," jelasnya.
Sementara itu, Trantib Kecamatan Bantur Aries Hermawan mengingatkan seluruh peserta dan panitia agar tidak mengonsumsi minuman keras selama kegiatan berlangsung.
Ia meminta seluruh pihak menjaga ketertiban agar pelaksanaan Karangsari Carnival tidak terganggu oleh tindakan yang berpotensi menimbulkan kericuhan.
"Jangan ada yang mabuk atau minum-minuman keras agar acara ini berjalan aman, lancar dan kondusif. Itu yang kami harapkan," ujar Aries.
Aries juga meminta ketua panitia menyampaikan imbauan tersebut kepada seluruh peserta, mulai dari peserta nomor urut pertama hingga peserta terakhir.
Menurutnya, kedisiplinan peserta menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kelancaran seluruh rangkaian karnival.
"Untuk panitia dan peserta karnival, mulai urut satu sampai akhir, jangan sampai minum-minuman keras. Jangan sampai acara Desa Karangsari ini tersendat karena hal yang tidak kita inginkan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Aries juga menyampaikan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang dijadwalkan hadir dalam kegiatan Karangsari Carnival.
Dengan melibatkan berbagai unsur pengamanan dan pelayanan, pelaksanaan karnaval diharapkan dapat berlangsung tertib sejak persiapan, pemberangkatan peserta, hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Petugas gabungan juga disiagakan untuk melakukan pengawalan di sejumlah titik yang dianggap membutuhkan perhatian, terutama jalur yang memiliki turunan dan lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan.
Sebanyak 17 peserta akan mengikuti Karangsari Carnival dengan titik pemberangkatan dari tiga dusun. Peserta mulai diberangkatkan sekitar pukul 18.00 WIB setelah sebelumnya dilakukan apel pengamanan pada pukul 16.00 WIB. (Edy)








