Alastua Boxing Camp Cetak Atlet Tinju Putri Raih Medali Emas

Senin, 24/08/2026 - 02:55
Atlet putri Alastua Boxing Camp peraih medali emas bersama dengan pelatih, Minggu (23/8)

Atlet putri Alastua Boxing Camp peraih medali emas bersama dengan pelatih, Minggu (23/8)

Klikwarta.com, Malang - Semangat membangun generasi muda melalui olahraga terus digelorakan Wadah Alumni Angkatan 1991 Gelombang II TNI-AD (Alastua Malang Raya) melalui Alastua Boxing Camp, yang resmi dibentuk pada 6 Agustus 2026.

Dipimpin Agus Gunawan, mantan anggota Yonbekang 2 Kostrad sekaligus mantan petinju, Alastua Boxing Camp hadir sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus ruang untuk menanamkan mental juara, disiplin, sportivitas, dan karakter kepada generasi muda.

Meski baru berusia 18 hari, Alastua Boxing Camp langsung menunjukkan taringnya di atas ring. Sebanyak 10 atlet diturunkan dalam Gelaran Tinju Veteran Boxing Malang Raya yang digelar di Mantren, Sukun, Malang, Minggu (23/8/2026).

.

Hasilnya luar biasa. Para petinju binaan Alastua Boxing Camp sukses membawa pulang 4 medali emas dan 6 medali perak. Catatan tersebut menjadi debut impresif bagi camp yang baru seumur jagung.

Tak hanya bersinar dari sektor putra, Alastua Boxing Camp juga sukses melahirkan atlet wanita berbakat. Salah satu petinju putri binaannya tampil penuh determinasi dan berhasil mempersembahkan medali emas. 

Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan Alastua Boxing Camp tidak mengenal batas gender dan membuka peluang bagi lahirnya petinju wanita berprestasi di Malang Raya.

Ketua Alastua Boxing Camp, Agus Gunawan, mengatakan keikutsertaan dalam pertandingan tersebut merupakan bagian dari proses pencarian bibit unggul sekaligus pembinaan atlet.

“Kami menurunkan 10 atlet dengan tujuan mencari bibit unggul, melestarikan dan memajukan olahraga tinju di Malang Raya, membina karakter, kedisiplinan, serta sportivitas generasi muda dan pecinta olahraga. Selain itu, kami ingin mengangkat citra positif olahraga tinju sebagai sarana pembangunan watak bangsa,” paparnya.

.

Menurut Agus, kemenangan di atas ring bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan. Para atlet juga ditempa agar memiliki mental tangguh, menghormati lawan, menjunjung sportivitas, serta mampu menjadikan kemenangan maupun kekalahan sebagai bagian dari proses menuju prestasi.

Sementara itu, Pelatih Alastua Boxing Camp, Yohanes GS (Jhonbrengs), yang juga merupakan mantan petinju, menjelaskan bahwa persiapan atlet dilakukan secara menyeluruh.

Latihan tidak hanya berfokus pada teknik pukulan dan strategi bertanding, tetapi juga mencakup peningkatan fisik, stamina, mental, disiplin, dan pembentukan karakter.

“Mulai dari latihan teknis, ketahanan fisik yang dilatihkan setiap hari, hingga pembentukan karakter, agar para peserta tidak hanya menang di atas ring, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda,” pungkasnya.

.

Performa 10 atlet yang sukses mengoleksi 10 medali dalam debut perdana menjadi suntikan motivasi bagi Alastua Boxing Camp untuk terus mengembangkan program pembinaan. Keberhasilan atlet putri meraih emas juga menjadi sinyal positif bahwa potensi petinju wanita di Malang Raya layak terus digali dan dikembangkan.

Kehadiran Alastua Boxing Camp menegaskan keberlanjutan pengabdian Alastua TNI-AD yang kini merambah lebih luas ke bidang olahraga. Tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, Alastua juga ikut mengambil peran dalam mencari bibit atlet, membina prestasi, dan membentuk karakter generasi muda.

Dengan semangat pantang menyerah, disiplin, dan sportivitas, Alastua Boxing Camp siap menjadikan ring tinju sebagai kawah candradimuka untuk menempa mental juara dan melahirkan petinju-petinju potensial yang mampu mengharumkan nama Malang Raya.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait