Gelar Wawasan Kebangsaan di Sitiarjo, H. Gunawan Ajak Masyarakat Jaga Keberagaman

Minggu, 20/03/2022 - 03:08
H. Gunawan, S.H., M.Hum, saat memaparkan arti Wawasan Kebangsaan dan keberagaman

H. Gunawan, S.H., M.Hum, saat memaparkan arti Wawasan Kebangsaan dan keberagaman

Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Fraksi PDI Perjuangan, dapil Malang Raya, H.Gunawan, S.H.,M.Hum, kembali menggelar pembekalan wawasan kebangsaan, Sabtu (19/3/2022) malam. Bertempat di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang. Tepatnya di pasar Sitiarjo.

Pembekalan Wawasan kebangsaan kali ini, mengusung tema, "Menjaga Keberagaman Dalam Bingkai NKRI". Hadir sebagai pemateri, Chairul Basar.

Gunawan menjelaskan, keberagaman masyarakat Indonesia adalah penting demi terwujudnya pembangunan bangsa dalam bingkai NKRI. Sebab, keberagaman adalah modal yang sangat besar untuk menjadikan NKRI sebagai bangsa yang kuat. Oleh karenanya, masyarakat Indonesia harus memiliki toleransi dan rasa saling menghargai dalam menjaga perbedaan. Terlebih dalam kehidupan sehari-hari.

Keberagaman di Indonesia, kata Gunawan, merupakan bagian dari identitas bangsa. Salah satu contoh keberagaman yang nyata, yaitu banyaknya suku, bahasa, budaya dan karakteristik bangsa. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara yang majemuk.

Keberagaman di Indonesia, juga adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang karena setiap individu memiliki keunikan masing-masing. Meski demikian, tetap harus mengakui perbedaan individu lainnya, seperti etnis, keyakinan agama, politik, dan ideologi lainnya.

"Sederhananya, keberagaman adalah eksplorasi dari perbedaan-perbedaan dalam lingkungan yang aman, positif, dan terpelihara", ujarnya.

Wasbang di Sitiarjo, oleh H. Gunawan

Lanjut Gunawan, keberagaman juga tentang bagaimana kita memahami satu sama lain dan bergerak melampaui toleransi sederhana untuk ikut merangkul dan merayakan dimensi keragaman. Dengan memahami faktor pembentuknya, maka dipastikan masyarakat bisa hidup berdampingan dengan beragam latar belakang yang berbeda-beda.

Salah satu faktor pembentuk keberagaman masyarakat Indonesia adalah Agama. Pasalnya, Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat pemeluk agama yang tinggi. Perbedaan agama dapat membentuk keberagaman dalam bermasyarakat. Tentu Ini menciptakan cara hidup, bersosialisasi, dan berbudaya yang berbeda.

"Maka dari itu, kepada seluruh komponen masyarakat, tokoh adat serta tokoh agama, khususnya di Sitiarjo, mari kita selalu menjaga keberagaman karena persatuan bangsa merupakan syarat mutlak bagi kejayaan Indonesia", ajak pria asal Kecamatan Gondanglegi, itu.

"Selain pembekalan Wawasan kebangsaan, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat, khususnya masyarakat Sitiarjo. Saya mengistilahkan, tak kenal maka tak sayang. Tentu melalui silaturahmi ini, harus membawa berkah dan manfaat untuk masyarakat, misalnya penyelesaian atau pemecahan masalah yang dihadapi masyarakat, baik pembangunan infrastruktur maupun lainnya", pungkasnya.

Hadir pada pembekalan Wawasan kebangsaan kali ini, Kepala Desa Sitiarjo beserta perangkat, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sumawe, para tokoh Agama dan tokoh masyarakat Desa Sitiarjo, serta ratusan peserta.

Pewarta : Asral

Berita Terkait