Warga Semin Gunungkidul Antusias Ikuti Pengobatan Alternatif Gratis Yayasan Suket Lawu Mawiji

Minggu, 19/04/2026 - 22:18
Baksos pengobatan alternatif gratis yang digelar Yayasan Suket Lawu Mawiji di Kapanewon Semin, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (19/4/2026).

Baksos pengobatan alternatif gratis yang digelar Yayasan Suket Lawu Mawiji di Kapanewon Semin, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (19/4/2026).

Klikwarta.com, Gunungkidul – Gelaran bakti sosial (baksos) pengobatan alternatif yang diinisiasi oleh Yayasan Suket Lawu Mawiji, pada Minggu (19/4/2026) mendapat sambutan antusias dari ratusan warga di wilayah Kapanewon Semin, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengusung konsep layanan kesehatan terpadu dan gratis, kegiatan ini menjadi terobosan baru dalam pelayanan publik di wilayah tersebut.

Bekerja sama dengan UPT Puskesmas Semin 1 serta pemerintah setempat, Yayasan Suket Lawu Mawiji menyediakan berbagai metode penyembuhan tradisional dan komplementer, mulai dari pijat dan totok saraf, terapi bekam, hipnoterapi, serta konsultasi medis dan non-medis.

Ketua Yayasan Suket Lawu Mawiji Cabang Gunungkidul, Syaiful, menjelaskan bahwa baksos ini merupakan bentuk nyata dedikasi yayasan terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia menilai tingginya antusiasme warga membuktikan bahwa metode pengobatan alternatif masih menjadi pilihan yang dipercaya masyarakat.

"Kami ingin masyarakat mendapatkan akses kesehatan tanpa terkendala biaya. Faktanya, banyak warga yang merasa cocok dengan metode tradisional, sehingga kami hadir untuk memfasilitasi pelayanan kesehatan tersebut secara gratis" ujar Syaiful.

Senada dengan hal itu, Ketua Umum Yayasan Suket Lawu Mawiji, Handoko, menegaskan komitmennya untuk menjadikan aksi sosial ini sebagai program berkelanjutan. Ia berharap manfaat dari layanan ini dapat menjangkau wilayah yang lebih luas di masa mendatang.

"Keberhasilan acara ini tidak hanya dinilai dari sisi kesehatan, tetapi juga dari keberhasilannya mempererat tali silaturahmi antarwarga. Melalui sinergi antara yayasan, tenaga medis, dan perangkat pemerintah setempat diharapkan derajat kesehatan masyarakat dapat terus meningkat secara inklusif," ucap Handoko .

Hadir mewakili Penewu Semin, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Semin, Suheru, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, kehadiran layanan kesehatan alternatif gratis merupakan peristiwa perdana yang sangat dinantikan oleh warga Semin.

"Ini adalah kali pertama kegiatan seperti ini digelar di Kapanewon Semin. Respons masyarakat luar biasa. Saya sendiri sudah mencoba terapinya; awalnya merasa lemas, namun setelah diterapi badan terasa jauh lebih segar," ungkap Suheru.

Melihat dampak positif dan partisipasi aktif dari berbagai dusun, pihak pemerintah setempat menyarankan agar kegiatan ini dapat diagendakan secara rutin, terutama pada momentum besar seperti peringatan Hari Kemerdekaan.

Pewarta : Kecuk Legowo

Berita Terkait