Gubernur didampingi Kasdam I/BB dan Wakapolda Sumut saat meninjau lokasi terdampak banjir
Klikwarta.com, Labura - Guna menempatkan masyarakat lebih aman dari bahaya banjir. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan dana untuk relokasi rumah-rumah warga di Kabupaten Labura yang terdampak banjir bandang.
Dikatakan Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi bahwa untuk relokasi disiapkan dana Rp 40 miliar yang akan dikelola Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara.
Tujuan relokasi ini, guna mengantisipasi apabila terjadi bencana. Sehingga masyarakat akan aman karena tempat tinggalnya tidak terlalu dekat dengan sungai bila direlokasi.
Gubernur juga menjelaskan tidak dibenarkan rumah dipinggir sungai dan itu aturan yang sebenarnya.
"Jika masyarakat mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pasti aman dan tolong diikuti", tegas Gubernur dalam peninjaunnya di lokasi bencana, Rabu (08/01/2020) didampingi Kasdam I/ BB Brigjen TNI Untung Budiharto, Wakapolda Sumut Brigjen Pol, Mardiaz Khusin.
Dalam kesempatan kunjungannya itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan sembako dan santunan uang Rp 2 Juta per KK khusus yang rumahnya hanyut dan rusak parah.
Usai memberikan arahan dan bimbingan, gubernur bersama rombongan makan siang bersama.
Pantauan media ini, dalam rombongan kunjungan gubernur tersebut juga tampak hadir Ka BNPB Prov Sumut, Ir H. Riadil Akhir Lubis M.Si,rombongan disambut Danrem 022/PT Kolonel Inf R. Wahyu Sugiarto, S.IP, M.Han, Bupati Labura H. Khairuddin Syah Sitorus, S.E, Dandim 0209/LB Letkol Inf Santoso, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat, SIK, MH,Danyonif 126/KC Letkol Inf Mulyo Junaidi, Kasiops rem 022PT Mayor Inf Bambang Raditya, Kapenrem 022 PT Mayor Inf Djarwardi, Kabagops Kompol Marludin S.ag. Anggota DPRD Labura fraksi Golkar Edi Hasibuan, Hendrianto Sitorus, SE, Todat, Toga dan Tomas Desa Pematang Kecamatan NA IX-X.
Diketahui, banjir bandang yang terjadi beberapa minggu lalu itu telah memporakporandakan dua desa yakni Desa Pematang dan Desa Hatapang, Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Terdapat 5 korban meninggal dunia, 3 diantaranya telah ditemukan. Sementara puluhan rumah mengalami rusak dan puluhan warga mengungsi. (Oelise)








