Pemprov Bengkulu Akan Bantu Beras ke Nelayan Pulau Baai

Senin, 26/03/2018 - 14:11
Ahmad Suprio perwakilan nelayan Pulau Baai.

Ahmad Suprio perwakilan nelayan Pulau Baai.

Klikwarta.com - Aksi demo yang dilakukan oleh nelayan Trawl Pulau Baai Bengkulu pada hari ini Senin (26/03/2018) didepan Kantor Gubernur Provinsi Bengkulu ditanggapi Pemerintah Provinsi Bengkulu. 

Meski sempat memanas dengan aksi saling dorong antara petugas kepolisian dan pendemo, akhirnya demo tersebut dapat diredam setelah beberapa perwakilan nelayan diundang masuk kekantor Gubernur untuk membahas tuntutan. 

Perwakilan nelayan Trawl Pulau Baai yang diundang untuk menemui Sekda Provinisi Bengkulu akhirnya menghasilkan beberapa keputusan bersama  yang disepakati oleh Pemerintah Provinsi dan nelayan Trawl Pulau Baai. Dari beberapa tuntutan yang sudah disampaikan oleh nelayan Trawl Pulau Baai Kota Bengkulu Pemerintah Provinsi akan memberikan bantuan berupa beras kepada nelayan trawl.

"Ada 126 kapal dengan minimal 5 orang ABK bila jumlah satu keluarga minimal 4 orang kurang lebih 2.520 orang yanng terantar, dengan demikian maka Pemerintah Provinsi Bengkulu akan memberikan bantuan berupa  beras kepada nelayan trawl sembari menunggu turunnya bantuan jaring dari Pemerintah Provinsi yang sudah dijanjikan", terang Ahmad Suprio perwakilan nelayan Pulau Baai.

Semantara Plt Kepala Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Bengkulu Ivan mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi akan segera merealisasikan bantuan beras tersebut melalui Pemerintah Kota Bengkulu bekerja sama dengan Bulog. Terkait jumlah bantuan beras yang akan diterima oleh nelayan Trawl belum dijalaskan berapa yang akan diterima. 

"Bantuan beras ini akan diberikan kepada nelayan Trawl Pulau Baai, menungu proses bantuan jaring yanng sudah dijanjikan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu karena pada saat ini dari 126 kapal eks trawl yang ada di Pulau Baii, ada sekitar 65 kapal yang sudah mengembalikan dokumen eks Trawl dan hari ini dokumen tersebut akan kami kirimkan ke Jakarta", terang Ivan. 

Ivan menambahkan bahwasannya bantuan tersebut sekitar 2 minggu akan segera terealisasi.

"Terkait bantuan ini Kementrian akan memberikan bantuan kepada kapal yang berada di bawah 10 GT, jadi sebenarnya jaring yang ada di Kementrian itu sudah ada cuman perkaranya permintaan dari nelayan Trwal Pulau Baai menginginkan jaring yang 3,5 Inci sementara di Kementrian yang sudah ready stok yakni 4,5 inci. Kami  dari kementrian juga sudah menawarkan 49 jenis alat tangkap yang sudah ditawarkan namun bila nelayan menginginkan yang 3,5 inci kami juga sudah menyanggupinya. Namun dalam proses pengadaan ini juga butuh proses Administrasi yang harus dipenuhi," tambah Ivan.

(Ferdi)

Berita Terkait