kondisi pasar tradisional saat pagi hari, Sumber : Pinterest/nona wulan
Oleh : Zaky Abdurrahman
Klikwarta.com - Di pagi hari yang sejuk setelah azan subuh berkumandang, saya bersama ibu saya pergi ke pasar tradisional yang berada di dekat rumah. Pasar Tradisional merupakan sebuah tempat yang terbuka dimana terjadi proses transaksi jual beli yang dimungkinkan proses tawar-menawar.
Di pasar tradisional pengunjung tidak selalu menjadi pembeli, namun pengunjung bisa menjadi penjual, bahkan setiap orang bisa menjual dagangannya di pasar tradisional. Pasar tradisional merupakan sektor perekonomian yang sangat penting bagi mayoritas penduduk di Indonesia. Masyarakat miskin yang bergantung kehidupannya pada pasar tradisional tidak sedikit, menjadi pedagang di pasar tradisional merupakan alternatif pekerjaan di tengah banyaknya pengangguran di Indonesia.
Ketika saya sampai di pasar tradisional, saya melihat banyak sampah plastik hingga tumpukan limbah pasar yang berada di dekat pasar. Dari dulu hingga saat ini pasar tradisional memang sudah dikenal sebagai pasar yang kumuh dan kotor. Aroma yang tidak sedap, jalanan yang becek dan kotor membuat masyarakat memandang pasar tradisional adalah pasar yang kurang baik lingkungannya sehingga timbulah penyakit seperti diare, cacingan, dan lain-lain. Sehingga saya tidak kaget dengan lingkungan pasar tradisional, sehingga saya lanjut memasuki pasar bersama ibu saya untuk membeli bahan-bahan masak.
Penyebab pasar tradisional telihat kurang baik lingkungannya disebabkan oleh limbah pasar yang sering ditumpuk disekitar pasar. Limbah yang paling sering dilihat adalah limbah plastik yang sering berceceran di setiap jalan pasar. Sampah plastik ini mengakibatkan jalan pasar menjadi licin dan basah. Lalu sampah plastik ini juga menutup saluran got di pasar, sehingga air menguap yang menyebabkan jalanan menjadi basah dan menimbulkan aroma yang tidak sedap untuk di hirup.
Limbah sampah yang menumpuk sudah membuat pandangan yang buruk dari masyarakat. Karena para pedagang kurang mendapatkan perhatian, penataan, serta pemeliharaan dalam lingkungan pasarnya. Hal ini menyebabkan pasar tradisional menjadi tempat yang kumuh dan kurang sehat untuk di datangi oleh para pengujung. Sehingga pasar tradisional mengalami penurunan jumlah pengunjung yang datang ke pasar.
Setelah berbelanja bahan-bahan untuk memasak, saya lekas pulang ke rumah. Di setiap perjalanan saya sering berpikir, bagaimana untuk memperbaiki jeleknya pasar tradisional di masyarakat? Dan saya beranggapan bahwa para pedagang harus berinisiatif untuk membersihkan lingkungannya.
Tidak hanya para pedagang, para pengunjung yang datang ke lingkungan pasar juga harus menjaga lingkungannya, agar masyarakat dapat merubah pandangan mereka terhadap pasar tradisional. Serta melibatkan kerjasama antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat lokal untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, aman, dan nyaman.








