Ketua TP PKK Trenggalek; Memberikan Bimbingan Tekhnis Kepada Kepala Sekolah

Rabu, 24/05/2023 - 19:33
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, saat memberikan bimbingan teknis dalam kegiatan Makaryo Ning Deso Hebat (Mening Deh) Desa Pucang Anak, Kecamatan Tugu, Rabu (24/5/2023).

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, saat memberikan bimbingan teknis dalam kegiatan Makaryo Ning Deso Hebat (Mening Deh) Desa Pucang Anak, Kecamatan Tugu, Rabu (24/5/2023).

Klikwarta.com, Trenggalek - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, memberikan bimbingan tekhnis kepada para Kepala Sekolah, dalam kegiatan Makaryo Ning Deso Hebat (Mening Deh) Desa Pucang Anak, Kecamatan Tugu, Rabu (24/5/2023).

Hal ini dilakukan bertujuan melakukan penguatan sehingga dapat membimbing anak-anak menjadi lebih berkualitas, dengan harapan bisa menyampaikan informasi yang tuntas mengenai perjuangan yang dilakukan oleh Pemerintahan Kabupaten Trenggalek. 

Novita Hardini, Ketua TP PKK  Kabupaten Trenggalek memaparkan," sangat perlu mendorong anak berkualitas, karena  kalau anak tidak berkualitas keluarga tidak bisa sejahtera," paparnya.

Menurutnya, fenomena masih adanya kasus anak putus sekolah, ada banyak faktor yang melandasi, " mulai dari ekonomi, sosial budaya dan faktor lainnya. Di Trenggalek ini masih ada anggapan bisa makan sudah cukup, meskipun tidak sekolah," sambungnya.

Selanjutnya, pihaknya mencatat 150 anak untuk disekolahkan, sebagai upaya mencegah angka anak putus sekolah dan mendorong anak bisa tumbuh berkualitas. Anak yang disekolahkan itu mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga tingkat SLTA. 

Dia berharap," meskipun  masih terbatas, dengan perjuangan dan kolaborasi bersama kedepannya upaya ini bisa berjalan maksimal, kalau kita mau mengentaskan kemiskinan ekstrem, sambung penggiat perempuan itu, "ingin mensejahterakan masyarakat, maka  harus perhatikan anak-anaknya," tuturnya.

Lebih lanjut, masih adanya kerusakan sarana prasarana sekolah, pihaknya akan mendorong Pemerintah Daerah untuk bisa merespon segera, " sehingga tidak menganggu jalannya proses belajar mengajar," pungkas Novita.

Pewarta: Hardi Rangga

Berita Terkait