Sosialisasi gerakan diversifikasi pangan lokal di Tulungagung, oleh Dipertakp Jatim
Klikwarta.com, Tulungagung - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dipertakp) Provinsi Jawa Timur melaksanakan sosialisasi gerakan diversifikasi pangan lokal dengan tema "Kenyang Ga Harus Nasi" di halaman Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Kamis (10/03/2022).
Hadir, Kepala Dipertakp Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Hadi Sulistyo, Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Tulungagung, Siyuk Maryoto Bhirowo, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung Ir. Usmalik, Forkopimcam dan tamu undangan lainya.
Siyuk menyampaikan, pasar murah ini untuk menggairahkan kembali masyarakat Tulungagung, yang berkaitan dengan diversifikasi pangan lokal.
“Memang pasar murah ini semangatnya, memang ada kebutuhan minyak di masyarakat yang seolah olah minyak goreng sembunyi saat ini”, tuturnya.
Siyuk berharap, ke depan ada pasar murah yang dilaksanakan di tiap-tiap Kecamatan. Terutama di bulan ramadan dan menjelang hari raya idul fitri.
“Semoga dinas provinsi (Dipertakp) nanti bisa membantu,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya pada Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo yang telah berpartisipasi aktif ikut mendukung pelaksanaan gelar pangan murah berkualitas dan gerakan diversifikasi pangan lokal ini.
Pandemi Covid-19 yang melanda jelas sangat menganggu banyak sekali sektor-sektor yang menyokong kehidupan masyarakat, termasuk diantaranya sektor pertanian.
"Pada masa pandemi yang sulit seperti sekarang ini ketahanan pangan menjadi sesuatu yang harus diupayakan untuk menghindari dari krisis pangan yang seakan menghantui indonesia", ucapnya.
Untuk menjaga ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19 Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur mengajak masyarakat, melakukan optimalisasi pemanfaatan pekarangan lestari, melalui pemberdayaan masyarakat untuk menyediakan pangannya secara mandiri. Sekaligus dapat menghemat pengeluaran tanpa harus membeli ke pasar.
Masih di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, mengatakan, gelaran murah ini hanya dilaksanakan sehari saja.
Usmalik menjelaskan bahwa barang kebutuhan pokok dijual dengan harga produsen, tentunya ini sangat membantu masyarakat di tengah kondisi pandemi Covid-19 apalagi dengan suasana menjelang bulan Ramadhan dan hari raya idul fitri.
Ia berharap dengan terpenuhinya kebutuhan pokok, maka masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang.
"In syaa Allah ketersediaan dan pasokan pangan aman. Untuk itu kami dan jajaran di daerah tentu bersinergi dengan stakeholder lainnya bersama-sama untuk mengendalikan pasokan dan harga pangan, antara lain melaui gelar pangan murah", ungkap Usmalik.
"Mari kita bersatu padu melakukan upaya-upaya dalam menjaga sekaligus meningkatkan stabilitas ketahanan pangan pada masa pandemi Covid-19 di Provinsi Jawa Timur. Semoga kondisi yang kondusif ini dapat kita pertahankan di masa-masa yang akan datang", pungkasnya.
Pada kegiatan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan menjual berbagai komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat. Tak hanya sepuluh bahan pangan pokok/strategis saja, namun juga komoditas pangan lainnya seperti aneka sayuran dan buah-buahan, bahkan produk olahan pangan lokal ikut dipasarkan oleh UMKM.
Pewarta : Cristian








