DPRD OKU Timur dan Instansi Terkait Rapat Bersama Bahas Tangani Covid-19

Selasa, 24/03/2020 - 09:41
DPRD OKU Timur dan Instansi Terkait Rapat Bersama Bahas Tangani Covid-19

DPRD OKU Timur dan Instansi Terkait Rapat Bersama Bahas Tangani Covid-19

Klikwarta.com, Sumatera Selatan - Dalam upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, Anggota Dewan komisi IV kabupaten Ogan Kemering Ulu (Oku) Timur adakan rapat dengan pihak Instansi terkait yakni RSUD Oku Timur, RSUD Martapura, Puskemas Suka Raja, Dinkes dan Dinas.

Rapat berlangsung di kantor DPRD kabupaten OKu Timur dipimpin langsung oleh wakil ketua komisi IV DPRD Oku Timur Syamsudin serta didampingi ketua komisi IV DPRD Oku Timur Masrin Diana dan sekretaris komisi DPRD Oku Timur Munadi, Senin (23/03/2020).

Wakil ketu Komisi IV Syamsudin menyampaikan rapat ini sebagai salah satu langkah untuk mencari jalan keluar terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

"Meski belum ditemukan Kasus Corona.Tapi dalam hal ini Pemkab sudah melakukan langkah-langkah antisipasi, karena kasus ini sangat besar sehingga perlu penanganan yang sangat serius dari seluruh elemen masyarakat khususnya Oku Timur", terangnya.

Sementara ketua komisi IV DPRD Oku Timur Masrin Diana menjelaskan, kasus virus Corona atau Covid-19 merupakan kasus yang sangatlah serius sehingga Tim penanganan (penanggulangan) harus lebih gencar atau giat melakukan sosialisasi ke warga masyarakat untuk pencegahan.

"Warga masyarakat sudah ketakutan dengan kasus virus Corona. Harapan saya Tim harus semaksimal mungkin melaksanakan tugas untuk pencegahan", tagasnya.

Disamping itu, sekretaris komisi IV DPRD Oku Timur Adi Munadi mengatakan, dampak virus Covid 19 ini sangat berbahaya. Karena selama ini masyarakat masih ada yang belum percaya (khawatir) dengan kasus Corona sehingga masyarakat harus diberikan pengarahan (imbauan).

Kemudian dikatakan Anggota Dewan Irawan, pengumpulan massa dalam kegiatan ataupun hajatan (keramaian) harus ditiadakan sementara.

"Bupati harus mengumpulkan kepala Desa (kades) untuk sementara waktu menghentikan kegiatan pengumpulan massa dalam kegiatan keramaian (hajatan), Kades juga harus mengeluarkan surat jalan bagi warga yang akan berpergian jauh sehingga di ketahui kepergiannya kemana. Masyarakat juga harus memberitahukan untuk tidak melakukan kontak fisik", paparnya.

Irawan juga minta kepada direktur rumah sakit harus transparan meskipun kita mengetahui ada kode etik bagi petugas kesehatan. Sementara untuk kadiknas harus mencarikan jalan keluar yang terbaik dalam teknis belajar di rumah.

Di sisi lain, anggota komisi IV.H.Firmansyah mempertanyakan,  apakah di dinas-dinas sudah ada saran langkah pencegahan seperti, Kran air bersih, mengalir. "Karena hasil studi banding ke Lampung Tengah. Pemkab Lampung Tengah sudah mengimbau masyarakat untuk menyediakan sarana air bersih di setiap rumah dan di dinas-dinas", terangnya.

Ditambahkan Anggota komisi IV DPRD Oku Timur Ida Liani, bahwa di Lampung Tengah sudah disiapkan sarana air bersih yang mengalir di setiap dinas-dinas dan rumah-rumah warga ataupun masyarakat. Puskesmas juga lakukan piket mal selama 1x24 jam untuk langkah-langkah  komisi IV pencegahan.

Anggota Dewan Markum juga menyarankan untuk pencegahan Covid-19 ini harus selalu dilakukan gerakan edukasi kepada masyarakat.

"Soal virus Corona, kita akan mendirikan pos di daerah perbatasan untuk mendeteksi keluar masuknya orang di kabupaten Oku Timur. Kita tidak bisa menyetop warga masyarakat kita yang sebagian besar mata pencariannya dari hasil bertani (rata-rata tani) untuk keluar rumah sehingga perlu dilakukan pencegahan dan kepala Desa harus dikumpulkan", jelasnya.

Sementara anggota Dewan H.Santoso menyampaikan, untuk pencegahan Covid-19 selain ada Ambulance berjalan juga harus dilakukan penyemprotan lingkungan.

Senada dikatakan Anggota komisi IV DPRD Oku Timur Maredon, langkah pencegaha salah satunya dengan memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang apa itu Virus Corona.

Ditambahkan lagi oleh Anggota komisi IV Serial, dalam pencegahan segera lakukan penyemprotan di lingkungan desa-desa.

Dewan H.Dencik juga menyarankan bikin call center di setiap rumah sakit dan puskesmas dan dokter dipuskesmas harus siap dan siaga.

Menanggapi semua saran dari Dewan, Kadinkes Zainal Abidin mengatakan sejak adanya kasus virus Corona Dinkes melakukan tindakan dan melakukan pendataan pendatang yang ada di poll Bus, baik yang di Marta Pura ataupun Belitang.

"Karena terus berkembangnya kedatangan tamu dari luar. Sehingga di bentuklah satgas Oku Timur. Dinkes membentuk Tim penanganan khusus bagi warga dari luar atau masuk kabupaten OKu  turun Timur. Sejak turun kelapangan didapat ada beberapa OPD. Tapi setelah ditangani sudah sembuh dan bukan karena virus Corona. Akan tetapi kita harus tetap waspada", jelasnya.

Sementara Direktur RSUD Oku Timur dr Sugihartono menyampaikan untuk fasilitas kesehatan RSUD sebelumnya hanya memiliki satu kamar isolasi di tambah tiga kamar isolasi. Setiap ada ODP akan di serahkan kedokter sepesialis. Jika masih ODP bisa di karantina di rumah di awasi oleh bidan Desa.

"Ada peredeksi wabah ini akan terus berkembang dan perlu langkah penanganan yang sangat serius. Pasien yang di pantau itu ada kemungkinan. Tapi belum pasti. Persiapan RSUD Oku Timur selain menbah ruang isolasi, tapi juga membatasi jam besuk pasien maupun pengantar pasien hanya satu orang saja", terangnya.

Menindaklanjuti (sesuai perintah) Gubernur jangan menolak pasien Corona. Jika ada pasien dalam pengawasan PDP akan di rujuk kelima rumah sakit yang sudah di tetapkan oleh Kemenkes.

"Sehingga, jika ada PDP kami tidak bisa langsung memeriksa. Sehingga kami rujuk kerumah sakit rujukan. Kelangkaan alat pelindung diri (APD) langka secara Nasional", terangnya.

Kadiknas Sakimin SPd mengatakan pada Jum'at 20 Maret 2020 kemarin juga diadakan rapat dan hasilnya anak sekolah diliburkan belajar di rumah. Tapi kendalanya tidak seluruh siswa memiliki handphone dan jaringan internet yang masih menjadi masalah. Kemudian ada kebijakan penyesuaian jam kerja.

(Pewarta : Aliwardana)

Tags

Berita Terkait