Poltekes Semarang Kampus Kendal Beri Bantuan 5000 Telur Puyuh pada Ibu-ibu Hamil

Selasa, 25/08/2020 - 19:42
Poltekes Semarang Kampus Kendal Beri Bantuan 5000 Telur Puyuh pada Ibu-ibu Hamil

Poltekes Semarang Kampus Kendal Beri Bantuan 5000 Telur Puyuh pada Ibu-ibu Hamil

Klikwarta.com, Kendal - Poltekes Semarang kampus Kendal pagi tadi (25/8/2020) berikan bantuan pemberian makanan tambahan berupa telur puyuh pada ibu-ibu hamil yang di berikan langsung oleh poltekes kampus kendal Budi Astiyandini, S. Si. T. M. Kes kepada Kiswati, Am. d. Keb Koordinator bidan  Puskesmas Patean kabupaten kendal.

Budi Astyandini saat di temui mengatakan "Bahwa kegiatan ini adalah kegiatan penelitian tentang pencegahan anemia dan abortus dengan pemberian PMT dan telur puyuh pada ibu hamil sebanyak 40 orang. Kegiatan ini di mulai bulan agustus sampai oktober 2020. kegiatan ini ditujukan khusus pada ibu hamil di trimeter awal (kurang dari 12 minggu) dan akan di berikan telur puyuh untuk di konsumsi ibu hamil selama 10 minggu. Untuk kegiatan ini kami juga di support dana dari DIPA Poltekes Semarang yang dilaksanakan oleh dosen Poltekes semarang kampus kendal oleh saya sendiri dan di bantu oleh kawan saya Tri Nurhidayati, S. Si. T. M. Keb. Jumlah ibu hamil yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 40 orang dan bidan yang berperan aktif ada 25 orang yang penuh bersemangat mendukung dalam pelayanan antenatal terintegrasi dan paripurna ini", ucapnya. 

s

Tri Nurhidayati menambahkan "bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami penyakit tidak menular (PTM) berupa anemia atau kekurangan zat merah darah anemia yang terjadi pada ibu hamil sehingga dapat berpengaruh pada ibu selama masa kehamilan maupun saat bersalin serta pada janin yang sedang dalam masa perkembangan, dan bisa menyebabkan abortus atau keguguran. Semua wanita dan keluarga selalu mengharapkan kehamilan berjalan dengan lancar,  dan dapat melahirkan buah hati yang sehat dan menambah suka cita dalam keluarga. Sehingga kami tim peneliti Poltekes semarang kampus kendal ingin berkontribusi mencari anternatif pemberian PMT berupa telur puyuh untuk mencegah anemia, sehingga dapat meningkatkan kesehatan inu dan mencegah gangguan pada janin, terutama abortua", Imbuhnya.

(Pewarta : Rofik)

Berita Terkait