Tingkatkan Produksi Pertanian, DPRD Sarankan Pemkot Blitar Manfaatkan DBHCHT

Minggu, 28/11/2021 - 15:27
Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi

Klikwarta.com, Blitar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar menyarankan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memanfaatkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk menunjang produksi pertanian. 

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi mengaku lahan pertanian di Kota Blitar sangat terbatas. Selain itu, sewa tenaga kerja untuk mengerjakan produk pertanian juga relatif mahal. Hal ini menurutnya turut mempengaruhi nilai produksi pertanian.

"Jadi kita ini lahan pertaniannya terbatas. Terus tenaga kerja di sini juga relatif mahal. Maka dari itu kita mendorong untuk DBHCHT ini dialokasikan kepada petani untuk mananam Tembakau. Dulu kita juga pernah menanam Tembakau. Kalau didukung pemerintah untuk diberikan alat pertanian, nanti bisa mendorong petani yang bisa menghasilkan pertanian yang modern," ungkap Agus kepada Klikwarta.com, Minggu (28/11/2021).

Dukungan alat pertanian bagi petani Tembakau, sambung Agus, bisa seperti alat semi otomatis atau semi modern untuk bedeng, kultivator dan sebagainya, ini bisa mendorong pertanian di Kota Blitar yang modern. Ini mesti direncanakan dan bisa dilaksanakan, karena jika pertanian Kota Blitar hanya mengandalkan pertanian palawija, dipastikan tidak akan ada peningkatan hasil produksi pertanian yang signifikan.

"Kalau kita mengandalkan hanya palawija di kota, pasti hasilnya dari petani ini nggak maksimal. Artinya kita kalah dengan Kabupaten Blitar yang tenaganya lebih murah, lahan pertanian lebih luas, nah itu kami mendorong agar dialokasikan ke petani DBHCHT itu," jelasnya. 

Tidak hanya itu, Agus meminta pembangunan kemitraan dengan pabrik-pabrik rokok oleh petani tembakau juga dilakukan dengan maksimal agar ada kekuatan ekonomi petani tembakau. Oleh karena itu, peran pemerintah daerah untuk hal ini sangat diperlukan agar konsep, pelaksanaan serta upaya peningkatan hasil pertanian bidang tembakau bisa dikerjakan secara maksimal.

"Sehingga petani ini mempunyai penghasilan yang besar sehingga petani-petani kita bisa sejahtera," tandasnya. 

 

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait