Bimtek Third Country Training On Management Of Artificial Insemination Program for Palestina Telah Usai

Senin, 19/12/2022 - 15:36
Foto bersama peserta bimtek asal Palestina, di Hotel Atria Kota Malang, Sabtu (17/12/2022) malam.

Foto bersama peserta bimtek asal Palestina, di Hotel Atria Kota Malang, Sabtu (17/12/2022) malam.

Klikwarta.com, Kabupaten Malang - Bimbingan teknis lBimtek) Internasional bertajuk 'Third Country Training on Management of Artificial Insemination Program for Palestine' tahun 2022, oleh BBIB Singosari Malang, telah usai. Bimtek kali ini terbilang berjalan lancar dan sukses.

Acara closing ceremony Third Country Training on Management of Artificial Insemination Program for Palestine, digelar di Hotel Atria Kota Malang, Sabtu (17/12/2022) pekan lalu.

Third Country Training on Management of Artificial Insemination Program for Palestina, merupakan wujud dari komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina pada kemandirian pangan melalui peningkatan produktifitas peternakan rakyat dan pemerintah Palestina. Bimtek dilaksanakan secara blended (Online), pada 24-29 November dan offline pada 5-19 Desember 2022.

Kepala BBIB Singosari, Dr. drh. Kresno Suharto, M.P. mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerjasama pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Peternakan, Kementan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA), guna membantu rakyat Palestina untuk mengembangkan Inseminasi Buatan (IB) di negaranya.

"BBIB Singosari berbagi pengalaman terbaik untuk saudara-saudara kita dari Palestina. Pihak Palestina menaruh kepercayaan besar kepada Indonesia terutama dalam mengembangkan peternakan di negaranya. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk dapat memberikan dukungan terutama dalam bentuk peningkatan kapasitas teknis", ungkap Kresno.

Proses pelatihan, kata Kresno, diikuti oleh 20 orang asal negara Palestina. Selama pelatihan, BBIB Singosari membekali mereka dengan beberapa teori dan praktek di lapangan serta field visit. Selain belajar mengenai peternakan, mereka juga diajak mengenal budaya Indonesia.

"Melalui BBIB Singosari, Indonesia saat ini sudah melakukan swasembada semen beku. Dimana Laboratorium produksi semen BBIB Singosari merupakan laboratorium yang menerapkan ISO 17025: 2017 dalam setiap tahapan pengujian dan ISO 9001:2018 dalam setiap tahapan produksi semen beku", ujarnya.

Penyerahan cinderamata

Lanjut Kresno, berdasarkan data BBIB, sejak tahun 2007 telah memberi pelatihan bidang inseminasi kepada 22 negara, termasuk Palestina. Hingga kini, cukup banyak tenaga teknis dari Palestina yang telah mendapatkan pelatihan di bidang IB BBIB Singosari.

Bimtek yang dilakukan diikuti berbagai level teknis dan manajemen yang dikemas dalam beberapa tahapan. Bimtek tahun 2022 ini merupakan kelanjutan training online pada masa Pandemi covid 19 tahun 2021.

“BBIB Singosari sebagai center of exellent dan implementing agency KSST punya keunggulan di bidang IB dan menjadi rujukan negara di asia tenggara. Kami punya kemampuan yang telah diakui oleh negara lain. Seperti teknologi pembekuan sperma yang mempunyai kualitas mumpuni", tandasnya.

Kresno berharap, selama mengikuti training internasional, semoga seluruh peserta mendapat pelajaran dan pengalaman menyenangkan yang nantinya dikembangkan dan dimanfaatkan. Sehingga dapat dirasakan oleh rakyat Palestina.

Pada acara penutupan, Kepala BBIB Singosari, memberikan sertifikat kepada seluruh peserta pelatihan. Juga cinderamata kepada masing-masing peserta.

Sementara itu, perwakilan JICA Palestina dan JICA Jakarta serta Kementerian Pertanian Palestina dan seluruh peserta berharap agar kerjasama ini dapat dilanjutkan dan BBIB Singosari senantiasa dapat membuka peluang-peluang pengembangan kerja sama ke depan. Juga selalu membuka komunikasi dengan para alumni.

Salah satu perwakilan peserta asal Palestina, MR. Widhat M.M, mengaku mendapat pengalaman menarik selama di Indonesia. Khususnya di BBIB Singosari. Ia juga mengaku mendapatkan pelajaran dan pengalaman yang sangat berarti yang nantinya pelajaran tersebut akan diterapkan di Palestina.

"Kami berterimakasih kepada Pemerintah Indonesia dan JICA, karena telah memberi kesempatan kami belajar management inseminasi buatan di BBIB Singosari. Ini adalah pengalaman yang menakjubkan. Kami belajar secara langsung untuk menerapkan teori-teori yang telah disampaikan di kelas, semoga apa yang telah kami peroleh dari Indonesia dapat dirasakan oleh rakyat Palestina", tutup Widhat.

(Pewarta : Asral)

Berita Terkait