PT Agro Maha Sida dan Mitra Korea Perkenalkan Drone Pertanian di Klaten, Dorong Efisiensi dan Regenerasi Petani Muda

Sabtu, 11/10/2025 - 19:43
Ujicoba drone pertanian di Klaten

Ujicoba drone pertanian di Klaten

Klikwarta.com, Klaten – Kolaborasi PT Agro Maha Sida dengan Cheonpung Co. Ltd asal Korea dan mitra lokal menandai langkah baru dalam penerapan pertanian modern berbasis efisiensi dan ramah lingkungan. Dalam kegiatan bertema “Teknologi dan Alam Bersinergi: Menuju Pertanian Modern dan Berkelanjutan” di Victoria Garden Lounge Bar, Klaten, Sabtu (11/10/2025), para pihak memperkenalkan penggunaan drone dan pupuk organik cair kepada para petani.

Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta dari kelompok tani, penyuluh pertanian, dan tokoh masyarakat dengan dukungan Dinas Pertanian Kabupaten Klaten.

Laksamana Pertama (Purn) Judijanto, staf khusus Kepala Staf Angkatan Laut, menyampaikan bahwa pemanfaatan drone dalam pertanian menjadi jembatan bagi generasi muda untuk terlibat kembali di sektor pertanian.

“Anak muda kini bisa bertani tanpa harus turun ke sawah. Drone dapat menyemprot pupuk, menebar benih, hingga melakukan pengusiran hama secara efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya.

.

Menurut Judijanto, teknologi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membantu petani menghemat biaya tenaga kerja dan waktu. Ia juga mengungkapkan rencana pendirian *Indonesian Drone Academy* pada Januari 2026 untuk mencetak generasi petani digital berbasis teknologi AI, IoT, dan blockchain.

Kerja sama ini melibatkan PT Agro Maha Sida sebagai penggagas, Cheonpung Co. Ltd sebagai penyedia teknologi drone, PT Virtual Gate Indonesia sebagai integrator sistem, serta CV Harmony Agro Industry selaku produsen pupuk organik cair.

Kepala Desa Sidowarno, Joko Sumarno, menyampaikan bahwa uji coba drone pertanian di wilayahnya membawa dampak nyata bagi efisiensi kerja petani. “Penyemprotan jadi lebih cepat, hasilnya merata, dan lebih hemat dibanding cara manual,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Klaten, Syamsuddin Asyrofi, menilai kolaborasi ini sebagai simbol harmoni antara inovasi, spiritualitas, dan tanggung jawab sosial terhadap bumi.

Pihak PT Agro Maha Sida menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal membangun ekosistem pertanian berkelanjutan melalui integrasi teknologi drone, pupuk organik, dan digitalisasi rantai pasok.

“Teknologi bukan ancaman bagi petani, melainkan alat untuk berkembang. Drone dan pupuk organik adalah keseimbangan antara kemajuan dan kelestarian,” ujar perwakilan perusahaan tersebut.

Langkah inovatif dari Desa Sidowarno ini diharapkan menjadi contoh penerapan teknologi pertanian berkelanjutan di berbagai daerah Indonesia.

(Kontributor: Widyo)

Berita Terkait