Kodam Jaya, Tiga Raksa - drg. Ratna Kumala Indrastiti Sp.PM menjelaskan merokok
merupakan faktor resiko terjadinya beberapa jenis penyakit, baik lokal maupun
sistemik. Tar, nikotin, dan karbonmonoksida merupakan tiga macam bahan kimia yang
paling berbahaya dalam asap rokok.
Dijelaskannya efek lokal merokok terhadap gigi dan rongga mulut antara lain
menyebabkan terjadinya radang gusi, penyakit periodontal, karies akar, alveolar bone
loss, tooth loss, serta berhubungan dengan munculnya lesi-lesi khas pada jaringan
lunak rongga mulut.
"Sebagai dokter gigi, kita hendaknya dapat mengambil peranan penting dalam mengedukasi
dan memotivasi masyarakat untuk menghindari rokok, dengan memberikan gambaran tentang
berbagai bahaya merokok, terutama yang berhubungan dengan kelainan gigi dan
rongga mulut," tuturnya.(*)








