Komisi X DPR RI dan BRIN Bekali UMKM Karanganyar Strategi Digital Marketing untuk Tembus Pasar Global

Rabu, 08/10/2025 - 21:44
DPR RI bersama BRIN menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan digital marketing untuk UMKM, di Gedung Kama Ratih Hotel Permata Sari Karanganyar, Rabu (8/10/2025)

DPR RI bersama BRIN menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan digital marketing untuk UMKM, di Gedung Kama Ratih Hotel Permata Sari Karanganyar, Rabu (8/10/2025)

Klikwarta.com, Karanganyar - Upaya mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Karanganyar agar mampu bersaing di era digital terus dilakukan. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan pelatihan intensif mengenai strategi pemasaran digital (digital marketing).

Kegiatan ini digelar di Gedung Kama Ratih Hotel Permata Sari Karanganyar pada Rabu (8/10/2025) dan bertujuan mentransformasi cara berbisnis pelaku UMKM lokal, membuka jalan menuju peningkatan omzet dan ekspansi ke pasar global.

Anggota Komisi X DPR RI, Juliatmono, mengajak para pelaku usaha di Karanganyar untuk tidak lagi hanya mengandalkan pengalaman semata. Menurutnya, pondasi usaha yang kuat saat ini harus didukung oleh riset dan ilmu pengetahuan teruji yang dihasilkan oleh BRIN.

“Kita ini pengguna riset. Apa yang sudah diriset oleh para ahli, mari pelan-pelan kita belajar menggunakan sedikit teori,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.

Ia menekankan bahwa mengadopsi hasil riset akan memastikan langkah bisnis yang lebih tepat dan teruji, sebagai kunci utama untuk benar-benar 'naik kelas'.

Perubahan drastis cara pemasaran menjadi fokus utama yang disampaikan oleh Abdul Latif, Perekayasa Ahli Madya dari BRIN. Ia menegaskan bahwa di era digital, UMKM wajib mengikuti perkembangan teknologi.

"Di era digital sekarang ini, cara pemasaran harus berubah, tidak bisa lagi sebatas mengandalkan cara pemasaran tradisional. Penggunaan media digital adalah hal yang paling penting, terutama terkait dengan branding produk," jelas Abdul Latif.

Dalam pemaparannya, Abdul Latif memaparkan tujuh pilar utama branding yang krusial dikuasai oleh UMKM agar produk mereka memiliki nilai (value) yang tinggi, adaptif, dan berkelanjutan. Pilar-pilar tersebut mencakup value, kekuatan, prestasi, konsistensi, skill atau kemampuan, dan promosi diri.

Tidak hanya teori, para peserta sosialisasi juga langsung dibekali dengan sesi praktik penggunaan berbagai tools digital marketing. Pelatihan ini mencakup langkah-langkah praktis mulai dari cara membangun brand, teknik membuat produk dan gambar produk yang menarik, hingga bagaimana mendesain poster digital yang efektif untuk promosi.
Pentingnya penguasaan digital marketing ditekankan sebagai jembatan untuk memperluas jangkauan penjualan.

"Digital marketing sangat penting agar produk-produk mereka bisa semakin luas penjualannya, meningkat omzet, dan bisa naik kelas, termasuk bisa go global. Tadi kita contohkan juga beberapa UMKM yang produknya sudah bisa ekspor ke pasar internasional," tutup Abdul Latif, memberikan motivasi bahwa kesuksesan ekspor bukanlah mimpi yang mustahil bagi UMKM Karanganyar.

Pewarta : Kacuk Legowo

Berita Terkait