Peternak Sapi Tak Luput Dari Pengamatan Satgas TMMD

Senin, 16/03/2020 - 13:13
.

.

klikwarta.com, Kudus  – Satgas TMMD tak hanya membangun fisik saja. Tapi juga mengajari peternak sapi perah. Khususnya terkait pengenalan dan deteksi birahi pada sapi perah. Memang, tidak semua warga Pasegeran beternak sapi. Mayoritas warga di pelosok daerah pegunungan terusan dataran tinggi lereng Muria ini beternak kambing. Selain bibitnya murah makannya juga tidak sebanyak sapi. Senin (16/03/2020) 

 

Kendala utama warga beternak sapi adalah bahwa 1 ekor anakannya saja harganya mencapai belasan juta rupiah. Namun faktor utamanya adalah kendala dalam acara cari pakan ternak dengan akses jalan yang susah dilewati kendaraan roda dua. Warga disini biasa mencari pakan ternak secara manual dengan dipikul. Nah, apa hubungan rabat beton dengan peternak sapi? Berkah pembangunan jalan rabat beton TMMD Reguler sepanjang 900 meter, juga dirasakan lukman (45) petani dan peternak sapi asal Dukuh Sendang Rw. 03 Desa Kedungsari. 

 

Ke depan pak Lukman akan sangat mudah menjangkau kebun yang ditanami rumput gajah atau mencari rumput di kaki bukit. Akses yang sedang dibangun sangat vital bagi dirinya dan warga Pasegeran umumnya. Jalan tersebut adalah akses utama warga menuju perkebunan atau sawah mereka, yang sebelumnya jalannya susah dilewati roda dua. 

 

Kini dengan pengecoran jalan yang baru di laksanakan  acara cari pakan ternaknya nanti akan mudah, dan tentu saja biaya angkut ternak yang akan dijualnya juga akan terpangkas. Inilah berkah pembangunan TNI melalui TMMD Reguler 107 Kodim/ 0722 Kudus yang sangat dirasakan manfaatnya bagi warga yang salah satunya adalah dirinya.

(Pendim Kudus)

Berita Terkait