Banmus DPRD Trenggalek Susun Jadwalkan Kegiatan Bulan April 2023

Jumat, 31/03/2023 - 19:39
Agus Cahyono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, saat di konfirmasi, Jum'at (31/3/2023).

Agus Cahyono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, saat di konfirmasi, Jum'at (31/3/2023).

Klikwarta.com, Trenggalek – Badan Musyawarah (Banmus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek, rapat kerja penyusunan jadwal kegiatan Bulan April mendatang, di ruang Banmus DPRD Trenggalek, Jumat (31/3/2023).

Dalam hal ini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Agus Cahyono, saat dikonfirmasi setelah rapat kerja menyampaikan, hasil rapat kerja Banmus hari ini ," Bulan April akan difokuskan kepada Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawabn (LKPj) Bupati," tuturnya.

Selanjutnya, dalam pembahasan Pansus LKPj nantinya ada empat kali rapat yaitu," dua hari rapat bersama Bupati, tiga hari bersama narasumber dan dua hari rapat tindaklanjut bersama narasumber. Lebih lanjut, yang keempat adalah rapat finalisasi. Kemudian, pembahasan LKPj diperkirakan akan diparipurnakan setelah Hari Raya Idhul Fitri," tegasnya.

Selain itu rencananya pada tanggal 6 April 2023, akan mengadakan buka bersama (Bukber)," sekaligus acara seremoni MoU penandatanganan dengan Kejaksaan Negeri Trenggalek," imbuhnya.

Lebih lanjut, kegiatan buka bersama yang akan dilakukan tanggal 6 April 2023 tersebut sebenarnya acara inti adalah," seremoni MoU penandatanganan dengan Kejaksaan Negeri Trenggalek, acaranya sore menjelang buka puasa," tukasnya.

Kemudian, pada Bulan April hasil rapat kerja Banmus , rencananya juga di jadwalkan kegiatan kunjungan kerja (Kunker) keluar daerah, yakni Badan satu kali, Komisi satu kali dan Pansus satu kali, 

"Dalam Bulan April nantinya titik tekannya adalah rapat Pansus LKPj Bupati Trenggalek Tahun anggaran 2022 karena sangat krusial," tandasnya.

Selain hal itu, rapat–rapat Komisi yang tidak kita agendakan dalam rapat kerja Banmus hari ini secara rinci, akan kita atur dalam satu klausul, rapat Komisi dan kunjungan dalam daerah karena  sifatnya fleksibel, jadi nantinya tergantung masing - masing komisi namun tidak kita kasih jadwal secara rinci," pungkasnya.

Pewarta: Hardi Rangga

Berita Terkait