Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Madiun
Klikwarta.com, Madiun - Hening pagi di kawasan Monumen Kresek, Kabupaten Madiun, pecah oleh derap langkah dan penghormatan peserta upacara. Di tempat yang menyimpan jejak sejarah perjuangan tersebut, jajaran TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Madiun berdiri bersama memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus meneguhkan kembali komitmen menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa.
Upacara diikuti personel TNI dan Polri, aparatur pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh penghormatan. Kehadiran mereka di Monumen Kresek sekaligus menjadi refleksi bersama tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Monumen Kresek bukan sekadar lokasi pelaksanaan upacara. Jejak sejarah yang melekat di tempat tersebut mengingatkan bahwa persatuan bangsa dibangun melalui perjuangan dan pengorbanan. Nilai tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Indonesia sebagai bangsa yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, serta beragam budaya.
Keberagaman tersebut menjadi kekuatan yang dipersatukan oleh Pancasila sebagai konsensus agung dan kesepakatan kebangsaan. Pancasila memungkinkan berbagai perbedaan tersebut hidup dalam satu ikatan kebangsaan. Karena itu, persatuan perlu terus dirawat dan diwariskan kepada generasi penerus.
Dandim 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhi Saputra mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjaga Pancasila bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Semangat persatuan, gotong royong, dan saling menghormati harus terus kita jaga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Dandim.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam menjaga kerukunan dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Dari Monumen Kresek ini, mari kita warisi semangat para pendahulu dengan menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek menjadi pengingat bahwa sejarah bukan sekadar untuk dikenang. Semangat perjuangan dan pengorbanan para pendahulu perlu terus dihidupkan melalui komitmen menjaga persatuan serta menjadikan Pancasila sebagai pijakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
(Kontributor : Arif)








