Camat Balung, Nuryadi
Klikwarta.com, Jember - Kecamatan Balung mencatat capaian membanggakan dalam realisasi setoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2026. Kecamatan Balung berhasil meraih peringkat terbaik dalam capaian setoran PBB di Kabupaten Jember.
Capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras jajaran Kecamatan Balung bersama pemerintah desa serta dukungan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak.
Camat Balung, Nuryadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Kecamatan Balung yang telah bekerja secara optimal dalam mendorong capaian tersebut.
Secara khusus, Nuryadi juga menyampaikan penghargaan kepada camat sebelumnya, Agus Sucahyo, yang telah meletakkan dasar dan melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran PBB.
“Terima kasih kepada camat sebelumnya, Bapak Agus Sucahyo, serta seluruh staf Kecamatan Balung yang telah bekerja dengan baik. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama,” ujar Nuryadi.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari kesadaran dan kedisiplinan masyarakat Balung dalam melaksanakan kewajiban membayar pajak.
Nuryadi menilai, kesadaran masyarakat dalam membayar PBB merupakan bentuk partisipasi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pajak merupakan kewajiban setiap warga negara. Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sangat penting karena hasil pajak kembali digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kecamatan Balung untuk terus meningkatkan pelayanan serta membangun kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Nuryadi juga mengajak seluruh masyarakat Balung untuk terus menjaga budaya tertib membayar pajak tepat waktu sebagai bentuk kontribusi bersama dalam mendukung pembangunan Kabupaten Jember.
Dengan capaian tersebut, Kecamatan Balung menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perangkat daerah, dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan realisasi penerimaan PBB sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan. (**)








