Komisi D DPRD Blora Pantau Puskesmas Todanan

Selasa, 23/06/2026 - 15:02
Anggota Komisi D DPRD Blora meninjau Puskesmas Todanan Kabupaten Blora

Anggota Komisi D DPRD Blora meninjau Puskesmas Todanan Kabupaten Blora

Klikwarta.com, Blora - Akses kesehatan yang setara bagi seluruh warga Blora, termasuk di wilayah perbatasan, menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Blora.

Komisi D DPRD Blora pun turun langsung melakukan pemantauan dan monitoring pelayanan kesehatan di Puskesmas Todanan, belum lama ini.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi D, Achlif Nugroho Widi Utomo, bersama dengan sejumlah anggota dewan lainnya.

Agenda kerja ini bertujuan untuk memastikan bahwa fasilitas kesehatan di daerah terluar Kabupaten Blora tetap beroperasi optimal, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, tanpa terkendala medan geografis yang berat.

“Warga perbatasan adalah bagian dari kita. Hak mereka sama, mereka berhak mendapatkan pelayanan cepat, tepat, dan humanis. Bentang jarak serta medan berat tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas layanan,” tegas Achlif Nugroho Widi Utomo saat berdialog di lokasi.

Dalam peninjauan tersebut, Komisi D menyoroti langsung kondisi sarana dan prasarana, mulai dari ruang perawatan, ketersediaan obat-obatan esensial, hingga kesiapan para tenaga medis dalam menghadapi dinamika pasien.

Puskesmas Todanan memiliki peran strategis karena berada di kawasan perbatasan yang berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga. Dengan posisi yang menjadi “garda terdepan,” Puskesmas ini dituntut untuk selalu siaga, terlebih dengan tantangan akses jalan yang kerap menjadi kendala bagi warga maupun tenaga kesehatan.

“Kami ingin melihat langsung. Apakah fasilitasnya sudah memadai? Apakah obatnya cukup? Apakah tenaga kesehatannya siap? Itu yang kami tanyakan langsung kepada manajemen puskesmas,” imbuh Achlif.

Selain melakukan inspeksi, rombongan Komisi D juga menyempatkan diri untuk duduk bersama dengan jajaran tenaga kesehatan (nakes) dan manajemen Puskesmas Todanan. Diskusi ini menjadi ajang serap aspirasi untuk menggali lebih dalam kendala-kendala yang dihadapi di lapangan.

Mulai dari kebutuhan tambahan alat kesehatan, penguatan kapasitas SDM, hingga strategi meningkatkan kualitas pelayanan menjadi poin utama yang dibahas.

Achlif menekankan bahwa pelayanan yang prima hanya bisa terwujud jika tiga pilar utama berjalan seimbang: tenaga medis yang kompeten, sarana prasarana yang mumpuni, dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal. Bukan hanya datang lalu pergi, tapi kami bawa aspirasi ini ke tingkat kebijakan agar anggaran kesehatan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Di tengah berbagai keterbatasan, Achlif memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Todanan yang dinilainya tetap menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi dan ketulusan.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan. Mereka adalah pahlawan kesehatan yang berjuang di garis terdepan untuk masyarakat Blora,” pungkas Achlif.

Dengan adanya sinergi yang terus dijalin antara DPRD, Pemkab Blora, dan para tenaga kesehatan, diharapkan terwujud pemerataan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

“Mari kita kawal Blora yang lebih sehat dan sejahtera. Blora sehat, Blora kuat!” tandasnya. 

Pewarta : Fajar

Berita Terkait