Hari Jadi ke-81 Jatim, Tokoh Masyarakat Mat Mochtar Puji Kekompakan Khofifah-Emil Hingga Dua Periode

Selasa, 13/10/2026 - 06:11
Tokoh masyarakat Jatim Mat Mochtar (kanan) saat menghadiri upacara Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81 di Grahadi

Tokoh masyarakat Jatim Mat Mochtar (kanan) saat menghadiri upacara Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81 di Grahadi

klikwarta.com, Surabaya - Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur menjadi momentum untuk mengapresiasi capaian pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Tokoh masyarakat Jawa Timur, Mat Mochtar, mengaku bangga dengan kinerja keduanya.

"Saya bangga dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak, pembangunan merata, yang miskin ekstrem mungkin turun menjadi 0 persen. Bayangkan, di Jawa Timur yang dulu terlalu miskin, sekarang sudah 0 persen. Ini prestasi yang luar biasa," ujar Mat Mochtar, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, kehebatan Khofifah dan Emil Dardak terletak pada gaya kepemimpinan yang merangkul semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

"Hebatnya Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak merangkul semua seperti masyarakat, nelayan, pegawai, petaninya, pokoknya semuanya. Lapisan masyarakat Jawa Timur diajak bersama-sama untuk membangun Jawa Timur," katanya.

Mat Mochtar menilai, Khofifah tidak bekerja sendiri, melainkan memberdayakan seluruh kepala daerah. Semua bupati, wali kota se-Jawa Timur diajak dan di-orang-kan untuk bersama membangun.

"Semua bupati, wali kota se-Jawa Timur, ini di-orang-kan. Semua diperdayakan. Jadi Gubernur Khofifah tidak melupakan mereka-mereka itu. Ini yang membuat saya bangga," imbuhnya.

Hal lain yang membuatnya bangga adalah adab kepemimpinan Khofifah yang selalu menghormati dan menyebut jasa para gubernur pendahulu, seperti Soekarwo dan Imam Utomo.

"Beliau selalu menyebut Gubernur Jatim sebelumnya seperti Soekarwo, sama Imam Utomo. Karena tanpa ada gubernur ini, tidak ada fondasi yang kuat, nggak mungkin Gubernur Khofifah bisa meneruskan pembangunan Jatim. Nggak mungkin bisa," tegasnya.

Mat Mochtar menyebut Khofifah mengakui tidak akan bisa meneruskan pembangunan Jatim tanpa jasa Imam Utomo sama Pakde Karwo yang telah menancapkan fondasi yang kuat. " Ini adabnya luar biasa, menghormati pendahulunya," lanjutnya.

Mat Mochtar menyebut, kunci keberhasilan Khofifah adalah konsep mengorangkan semua pihak. Mereka diajak bersama-sama untuk membangun Provinsi Jawa Timur, menuju Gerbang Baru Nusantara. Ini luar biasa, prestasi yang luar biasa," ujarnya.

Sebagai tokoh masyarakat Jawa Timur, ia kembali menegaskan kebanggaannya kepada duet Khofifah-Emil yang dinilainya kompak dan solid. Keduanya mau bekerja sama sampai sekarang. Mengingat jarang sekali wakil gubernur sama gubernurnya bisa bersatu. 

" Ini mulai dari periode pertama, sampai periode kedua, tetap bersatu. Artinya apa? Ini sama-sama membangun Jawa Timur yang besar ini," paparnya.

Mat Mochtar menyampaikan pesan bahwa tanpa persatuan tidak mungkin pembangunan bisa tercapai. Kalau tidak bersatu, maka tidak dapat bersama-sama wakil gubernurnya untuk dua periode.

" Terutama Sekdaprov yang dapat penghargaan. Ini luar biasa, capaian-capaian gubernur yang selama ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur," pungkas Mat Mochtar

Berita Terkait