Hari Gizi Nasional ke-66, RSUD Pasar Minggu Tingkatkan Edukasi Gizi Balita

Selasa, 20/01/2026 - 10:54
Antusias pasien saat sesi tanya jawab perihal perkembangan gizi balita, Selasa (20/1)

Antusias pasien saat sesi tanya jawab perihal perkembangan gizi balita, Selasa (20/1)

Klikwarta.com, Jakarta – RSUD Pasar Minggu memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 Tahun 2026 melalui kegiatan sosialisasi gizi sebagai bagian dari program nasional Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dilaksanakan melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. 

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang dalam mencegah stunting, gizi kurang, dan gizi buruk, khususnya pada kelompok ibu dan balita.

Rangkaian kegiatan HGN ke-66 di RSUD Pasar Minggu diisi dengan sosialisasi dan edukasi gizi seimbang serta konsultasi gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta pasien rawat jalan dan rawat inap. 

Sosialisasi dan edukasi tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar gizi balita, yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berkonsultasi langsung dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam sesuai kebutuhan masing-masing.

.

Staf Ahli Gizi RSUD Pasar Minggu, Dio Fadhillah, menjelaskan bahwa kebutuhan gizi anak harus dipenuhi secara lengkap dan seimbang. Anak membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi utama, protein untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, lemak sehat yang berperan dalam perkembangan otak dan penyerapan vitamin, serta vitamin dan mineral untuk menjaga daya tahan tubuh dan mendukung metabolisme. 

Selain itu, asupan air yang cukup juga menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mendukung fungsi organ secara optimal.

“Pemenuhan gizi yang baik harus dimulai sejak masa kehamilan dan dilanjutkan pada masa bayi dan balita melalui pemberian ASI eksklusif, MP-ASI yang tepat, serta pola makan bergizi seimbang sesuai usia dan kebutuhan anak,” ujar Dio.

Lebih lanjut, Dio menekankan pentingnya penerapan empat pilar gizi seimbang pada balita. 

Pilar pertama adalah makan beragam, dengan membiasakan balita mengonsumsi makanan yang bervariasi dan bergizi. 

Pilar kedua adalah perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan makanan dan lingkungan untuk mencegah infeksi. 

Pilar ketiga adalah aktif bergerak, melalui aktivitas bermain yang sesuai usia guna mendukung perkembangan fisik dan motorik anak. 

Pilar keempat adalah memantau pertumbuhan secara rutin di posyandu, melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko stunting dan masalah gizi lainnya.

.

Melalui peringatan Hari Gizi Nasional ke-66 Tahun 2026 ini, RSUD Pasar Minggu menegaskan komitmennya dalam mendukung dan mengimplementasikan program nasional Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan gizi, skrining status gizi, serta edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan. 

Sinergi antara tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat diharapkan mampu menurunkan angka stunting serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

(Pewarta: Arif)

Berita Terkait