BPN Gelar Rakor Penyiapan Data LP2B dan Lahan Sawah

Selasa, 22/01/2019 - 12:09
Rakor Penyiapan Data LP2B dan Lahan Sawah

Rakor Penyiapan Data LP2B dan Lahan Sawah

Klikwarta.com - Rapat Koordinasi penyiapan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan lahan sawah Provinsi Bengkulu digelar di Grage Hotel Horizon, Selasa (22/01/2019).

Tujuan penyiapan data LP2B dan lahan sawah ini untuk menghasilkan data areal potensi LP2B dan lahan sawah. Selanjutnya data ini dapat dijadikan bahan pengambil kebijakan dalam hal melengkapi spasial kawasan P2B/LP2B dalam RTRW Kabupaten/Kota.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bengkulu Danu Ismadi mengatakan, data harus divalidasi sebelum melaksanakan kegiatan inventarisasi dan identifikasi.

"Ketersediaan data LP2B dan lahan sawah di Provinsi Bengkulu tidak lepas dari keseriusan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten dengan sinergitas penuh para pemangku kepentingan LP2B terhadap kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan", ujarnya.

Lanjutnya, antara data dengan apa yang terjadi di lapangan harus selaras. "Statistik harus divalidasi, data apa yang ada harus sesuai dengan di lapangan. Sektor manapun data menjadi sebuah krusial", ungkapnya.

"Setelah beberapa bulan kedepan kita bicarakan lagi atas hasil yang diperoleh. Lahan sawah kita turunkan regulasi dari kementerian", sambungnya. 

Sementara Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah turut memberi tanggapan terkait persiapan LP2B tersebut, bahwa penyusunan data harus direncanakan secara matang, agar realisasinya berdampak kepada kematangan regulasi.

"Hal ini adalah untuk menjamin tujuan masa yang akan datang mengenai eksistensi lahan kepada anak cucu kita kedepannya", tuturnya.

Menurutnya, segmentasi yang ada dari bidang pembangunan lain seperti jalan tol, pelabuhan dan infrastruktur fisik jelas membatasi masyarakat.

"Berbeda pada bidang agraria, korporasinya sampai masyarakat nelayan dan petani hingga lahan gunung", tutup Rohidin.

(Bisri) 

Berita Terkait