Basarnas Banten
Klikwarta.com, Serang - Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menerima laporan mengenai insiden kecelakaan yang membahayakan jiwa manusia pada pukul 17.45 WIB, yang melibatkan seorang pria berusia 70 tahun bernama Fadli. Korban dikabarkan tenggelam di Sungai Cibanten, Kota Serang, pada hari yang sama. Hingga kini, korban belum ditemukan dan upaya pencarian terus dilakukan.
Kejadian bermula pada pukul 09.00 WIB, ketika Fadli dan rekannya, Udin, sedang mencari kelapa di sekitar Sungai Cibanten. Fadli, yang berasal dari Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, menunggu di bawah pohon kelapa yang tumbuh di tengah sungai. Ketika Udin selesai memanjat dan turun dari pohon kelapa, ia terkejut karena Fadli sudah tidak ada di tempat. Barang-barang milik korban, seperti tas dan barang pribadi lainnya, masih tertinggal di lokasi.
Rekan korban, Udin, menduga bahwa Fadli terpeleset dan jatuh ke sungai, kemudian tenggelam. Menyadari bahaya yang terjadi, Udin langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Dalam waktu singkat, Tim SAR Basarnas Banten dikerahkan untuk melakukan pencarian.
Rizky Dwianto, Kepala Subseksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, mengungkapkan bahwa tim pencarian menggunakan berbagai peralatan canggih untuk mempercepat proses pencarian. “Kami menggunakan perahu karet yang dilengkapi dengan motor tempel, serta drone thermal untuk melakukan pemantauan dari udara. Kami terus melakukan koordinasi untuk memastikan pencarian ini berjalan secara maksimal,” ujar Rizky.
Hingga berita ini diterbitkan, korban Fadli masih dalam pencarian dan belum ditemukan. Tim SAR Basarnas Banten terus berupaya untuk menemukan korban dengan memaksimalkan penggunaan alat-alat canggih tersebut. Pencarian ini difokuskan pada area sekitar Sungai Cibanten yang cukup luas dan berbahaya.
Pihak berwenang mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati ketika berada di sekitar sungai atau area berpotensi berbahaya lainnya, terutama bagi mereka yang melibatkan aktivitas di air.
Proses pencarian akan terus dilakukan hingga korban berhasil ditemukan. Basarnas Banten akan terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan pencarian ini.(Safarudin)








