Usung Tema Pemberdayaan Masyarakat di Era Digital, H. Gunawan Kembali Gelar Wasbang

Minggu, 27/02/2022 - 20:11
H. Gunawan HS, S.H.,M.Hum (kiri)

H. Gunawan HS, S.H.,M.Hum (kiri)

Klikwarta.com, Kabupaten Malang -  Anggota DPRD Jawa Timur F PDI Perjuangan dapil Malang Raya, H. Gunawan, S.H.,M.Hum, terus menggalakkan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Kali ini, pembekalan Wasbang oleh H. Gunawan, digelar di Aula Hotel Grand Kanjuruhan, Kepanjen Kabupaten Malang, Minggu (27/2/2022). Diikuti sebanyak kurang lebih 125 peserta.

Gunawan menjelaskan, pengertian wawasan kebangsaan adalah cara pandang atau pola pikir warga negara, tentang bagaimana Indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau serta ratusan suku dan bahasa, bisa disatukan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebab, begitu banyaknya Pulau, suku dan bahasa, tentu juga akan terjadi banyak perbedaan cara pandang. Misalnya perbedaan cara pandang Agama, perbedaan pola pikir dan perbedaan cara pandang budaya.

"Karenanya, melalui wasbang ini akan dijabarkan bagaimana pola pikir kita bisa menyatukan perbedaan dalam suatu landasan dasar negara yaitu Pancasila, tandas Gunawan", kata Gunawan.

Menurut Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang itu, melalui nilai-nilai Pancasila, semua bisa terselesaikan. Contoh sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan Ketuhanan Yang Maha Esa ini, artinya Indonesia tidak menganut paham atheis maupun komunis.

Pentingnya wawasan kebangsaan ini dilaksanakan, kata dia, agar kita bisa melakukan persamaan dalam membangun untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, meski banyaknya perbedaan.

Selain itu, agar bangsa yang majemuk ini khususnya di Kabupaten Malang, bisa saling berdampingan, saling menghormati dan saling menyayangi antar sesama Agama.

"Bukan justru saling menyakiti dan menghina", demikian tandas Abah Gun sapaan akrabnya.

 

Pembekalan Wasbang dengan mengusung tema "Pemberdayaan Masyarakat di Era Digital" tersebut, dihadiri Bupati Malang, H. M Sanusi dan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi. Hadir sebagai pemateri, Chairul Basar dan Saiful Arif.

Menurut Chairul Basar, perspektif digital skill bahwa pemberdayaan masyarakat di era digital harus melibatkan para generasi digital, yakni para pemuda, perempuan dan warganet secara umum.

"Mereka merupakan sumber daya yang potensial untuk pemberdayaan masyarakat karena mereka adalah kelompok masyarakat yang melek terhadap perkembangan digital", terang Bang irul.

Misalnya di era pandemi, mereka berkontribusi dalam menggerakkan roda ekonomi melalui media digital. Kelompok Pemuda dan perempuan juga terbukti lebih banyak ditemukan menggunakan internet. Utamanya media sosial (medsos).

Sebab mereka merupakan kelompok yang paham dan dianggap cakap mengenali ruang-ruang digital. Potensi tersebut jika diberdayakan dengan baik tentu dapat membangkitkan sektor perekonomian yang lebih baik lagi di era digital ini, pungkas Chairul Basar.

Pewarta : Asral

Berita Terkait