Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin.
Klikwarta.com, Limapuluh Kota - Agenda-agenda prioritas yang telah dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026, masih sangat relevan untuk dijadikan landasan penyusunan program dan kegiatan pada pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024.
Dimana Pemerintah Daerah (Pemda) harus fokus pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), intervensi penurunan angka stunting, penghapusan kemiskinan ekstrim, mewujudkan 100 persen rumah layak huni dan persoalan-persoalan akar rumput yang terjadi di masyarakat Limapuluh Kota.
Hal tersebut disampaikan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, dihadapan Ketua DPRD Deni Asra, Camat Akabiluru Nuzul Firman saat memberikan sambutan pada acara Musrenbang RKPD 2024, Kecamatan Akabiluru, Kamis (9/2/2023).
Safaruddin mengatakan, musrenbang di Kecamatan Akabiluru sekaligus menjadi musrenbang tingkat kecamatan ke-13 atau terakhir yang dilaksanakan di Kabupaten Limapuluh Kota.
"Pelaksanaan Pembangunan Daerah yang mengacu pada RPJMD Kabupaten Limapuluh Kota 2021-2026 merupakan upaya sistematik dalam pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh daerah dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui upaya peningkatan kesempatan kerja, membuka lapangan usaha, peningkatan akses dan kualitas pelayanan publik serta meningkatkan daya saing daerah," kata Safaruddin dalam sambutannya.

Ia mengatakan, berdasarkan evaluasi pencapaian target Indikator Kinerja Utama (IKU) Kepala Daerah dan Indikator Kinerja Daerah (IKD) sampai 2022 lalu, ada beberapa indikator yang belum tercapai dan menjadi perhatian serius untuk kita capai pada 2023 maupun 2024 yang akan datang, diantaranya persentase gedung strategis yang saat ini masih di angka 71,74 persen, kondisi jalan kabupaten baru mencapai 53,96, sedangkan akses air bersih sudah mencapai 81,70 persen dan sektor strategis lainnya.
"Oleh karena itu, kami meminta seluruh elemen untuk bekerjasama dalam merencanakan program dan kegiatan pembangunan di daerah agar kita terarah, terpadu, dan tepat," tutur Safaruddin.
Ketua DPRD Deni Asra mengatakan, keinginan kuat dalam membangun Kecamatan Akabiluru telah ditunjukkan masyarakat dengan kehadiran seluruh elemen pada musrenbang kali ini.
"Kita berharap, kehadiran wali nagari bersama masyarakat dapat menampung persoalan di akar rumput dengan kehadiran tiga komponen dasar penyusun RKPD 2024 yang lengkap hadir yaitu Rencana Kerja, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD," kata Deni.
Pihaknya berharap ke depan Pokir DPRD benar-benar bisa disingkronkan dengan semua kebutuhan masyarakat yang ditampung melalui musrenbang tingkat kecamatan.
Sementara itu, Camat Akabiluru, Nuzul Firman mengatakan, ada 210 usulan yang disampaikan pada Musrenbang RKPD 2024 dengan lima prioritas hingga 2024, diantaranya pemeliharaan jalan, pengerjaan ronjong aliran sungai Batang Lamposi, rehabilitasi Puskesmas, penerangan jalan, dan desentralisasi Pakan Jumat.
"Kita berharap, daftar usulan yang disampaikan oleh masing-masing nagari dapat ditindaklanjuti hingga di tingkat kabupaten dan provinsi.
Turut hadir dalam Musrenbang tersebut, Anggota DPRD Limapuluh Kota Arsimedes, Kepala Bapelitbang Gusdian Laora serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Limapuluh Kota, Forkopimca, dan seluruh wali nagari di Kecamatan Akabiluru. (*)
(Kontributor: Warman)








