Usung Strategi Kebudayaan, Bupati Agam Dapat Penilaian dari PWI Pusat

Rabu, 04/01/2023 - 08:28
Bupati Agam mengusung Strategi Kebudayaan dinilai PWI Pusat.

Bupati Agam mengusung Strategi Kebudayaan dinilai PWI Pusat.

Klikwarta.com, Jakarta - Strategi Kebudayaan yang diusung Bupati Agam Andri Warman, dalam menjaga hutan sebagai penunjang ketahanan pangan mendapat penilaian dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

Penilaian ini dilakukan dalam ajang Anugerah Kebudayaan PWI ke-5 untuk mengapresiasi sosok bupati/wali kota yang sukses memberi inovasi pangan, sandang, dan papan, berbasis kebudayaan atau kearifan lokal. Informasi ini dibenarkan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (ProKP) Setda Agam, Khasman Zaini, baru-baru ini. 

o

Khasman mengatakan, bupati dijadwalkan akan presentasi proposal Anugerah Kebudayaan. “Hari ini bupati beserta sembilan kepala daerah lainnya yang masuk nominator Anugerah Kebudayaan PWI bertemu dengan tokoh-tokoh PWI Pusat, Dewan Pers, serta pemerhati budaya, dan dilanjutkan dengan pencabutan nomor urut untuk presentasi besok di hadapan para juri,” kata Khasman dalam keterangan pers, Rabu (4/1/2023). 

Khasman sebut, bupati akan mempresentasikan startegi kebudayaan dalam menjaga keberlangsungan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai penunjang ketahanan pangan di Kabupaten Agam.

“Karena memang, salah satu program unggulan bupati adalah di sektor kebudayaan. Sehingga bupati konsen menjadikan kearifan lokal sebagai strategi penunjang swasembada pangan di Agam,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari mengatakan, Anugerah Kebudayaan PWI merupakan usaha mengapresiasi kepala daerah yang berinovasi untuk daerahnya.

Pada Anugerah PWI tahun ini, untuk penjaringan kepala daerah penerima anugerah terbagi kepada tiga kategori, yakni sandang, papan dan pangan.

“Sebagai bangsa yang besar, tentu kita ingin bangsa ini benar-benar berswasembada pangan sehingga tidak bergantung impor. Sandangnya berkepribadian dan tidak sekedar menutupi aurat. Dan papannya, tempat tinggalnya, langgam arsitekturnya selaras dengan alam,” tuturnya.

Pihaknya berharap, Anugerah Kebudayaan PWI Pusat ke-5 yang akan diselenggarakan pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Medan benar-benar dapat memotivasi kepala daerah dalam tiga sektor tersebut.

“Kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota semoga dapat melestarikan kebudayaan Indonesia, sebagaimana ciri khas di daerah masing-masing, melalui sandang, pangan, dan papan,” harap Atal S Depari mengakhiri.

(Kontributor: Edwarman)

Berita Terkait