Masyarakat Sebong Lagoi Datangi Kantor Dewan Minta Audensi Terkait Kinerja Kepala Desa

Senin, 14/06/2021 - 14:03
Masyarakat Sebong Lagoi Datangi Kantor Dewan Minta Audensi Terkait Kinerja Kepala Desa

Masyarakat Sebong Lagoi Datangi Kantor Dewan Minta Audensi Terkait Kinerja Kepala Desa

Klikwarta.com, Bintan - sejumlah tokoh  masyarakat Desa Sebong lagoi kecamatan Telok Sebong  kabupaten Bintan mendatangi kantor DPRD (Dewan perwakilan Rakyat Daerah )  Kabupaten Bintan, Senin (14/06/2021)

Dampak permasalahan yang lalu dan kurangnya kinerja kepala desa, membuat  Masyrakat gerah dan mendatangi kanto dewan .

Maszlan berharap dengan kedatangan masyarkat pada komisi 1 kiranya dapat memberikan angin segar serta masukan guna mencari solusi agar pembangunan  dapat berjalan kedepan nantinya..

Turut hadir dalam Audensi , ketua komisi 1,M.yatir. kepala dinas PMD.Roni Kartika, Camat Telok Sebong Srihenny Utami serta 5 dari perwakilan masyrakat desa Sebong lagoi....

Ketua Komisi I Muhammad Yatir, ketika di konfirmasi awak media terkait kedatangan warga , membenarkan dan  menerima  5 perwakilan masyarakat di mana saat ini dalam situasi Covid -19 kami tidak bisa menerima seluruhnya namun hanya beberapa perwakilan saja.

Sesegera mungkin Kita akan menyelesaikan,mengupayakan dan memintak  satu Minggu untuk dapat mengadakan rapat pertemuan guna membahas bersama PMDEs dan camat .

"Apa yang di mintak oleh  masyrakat dalam  memberhentikan kepala desa sudah kita pikirkan dan kita akan segera membahasnya.serta membuat team pencari fakta", jelas Yatir.

Mazlan merupakan  perwakilan masyrakat Desa Sebong lagoi  mengatakan , kami hanya pingin proses pembangunan dan pelayanan tetap berjalan ,sangat disayangkan apa bila Anggaran dana desa tidak bisa di gunakan dalam pembangunan.

Apa lagi di masa pandemi Covid -19 pemerintah pusat jelas memintak kepala desa agar mengadakan padat karya di mana dan guna peningkatan prekonomian masyarakat Desa.

"Dengan adanya permasalahan ini di tambah dengan adanya penghapusan aplikasi menambah beban , mana guna mendapatkan aplikasi tersebut harus ke Jakarta di kementrian Desa..Hingga kini BLT belom juga terealisa", pungkasnya.

(Pewarta : Surya)

Berita Terkait