Jelang Libur Nataru, PT Pelni Kembali Berlakukan Program Stimulus 30 Persen Harga Tiket Kapal

Minggu, 08/11/2026 - 19:20
Jelang Libur Nataru, PT Pelni Kembali Berlakukan Program Stimulus 30 Persen Harga Tiket Kapal

Jelang Libur Nataru, PT Pelni Kembali Berlakukan Program Stimulus 30 Persen Harga Tiket Kapal

Klikwarta.com, Bitung - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) kembali mendukung program stimulus ekonomi pemerintah dalam menghadapi periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru) melalui pemberian diskon tiket kapal laut sebesar 30 persen.

Program diskon tersebut diberikan untuk tiket kapal penumpang PELNI kelas ekonomi dengan potongan sebesar 30 persen dari tarif dasar. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh layanan transportasi laut dengan harga lebih terjangkau sekaligus mendorong mobilitas antardaerah selama momentum libur akhir tahun.

Kepala Cabang PELNI Bitung, Nurul Azhar, menyampaikan bahwa program stimulus ini merupakan bentuk dukungan nyata PELNI terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan konektivitas transportasi laut tetap terjangkau.

"Program diskon tiket sebesar 30 persen ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan selama periode Natal dan Tahun Baru dengan biaya yang lebih ringan," ujar Nurul Azhar. Minggu, (8/11).

Diskon berlaku untuk keberangkatan mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Potongan harga diberikan khusus untuk tarif dasar tiket kelas ekonomi dan tidak termasuk biaya asuransi serta pas pelabuhan.

Secara nasional, program ini ditargetkan dapat menjangkau sebanyak 414.630 penumpang dengan alokasi anggaran mencapai Rp38,26 miliar. Untuk mendukung pelaksanaannya, PELNI menyiapkan 26 kapal penumpang yang melayani seluruh trayek Public Service Obligation (PSO).

Nurul Azhar menjelaskan, PELNI Cabang Bitung turut mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut dengan melakukan pembelian tiket lebih awal melalui kanal resmi perusahaan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menunggu hingga mendekati hari keberangkatan. Silakan merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui aplikasi PELNI Mobile maupun kanal resmi lainnya," jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan penjualan tiket kapal PELNI.

"Pastikan pembelian tiket dilakukan melalui saluran resmi PELNI. Jangan mudah percaya kepada pihak yang menawarkan tiket dengan mekanisme pembayaran tidak jelas. Kami ingin masyarakat mendapatkan kemudahan sekaligus keamanan, mulai dari proses pemesanan hingga perjalanan ke tempat tujuan," tegas Nurul.

Lebih lanjut, Nurul menegaskan bahwa kesiapan pelayanan dan operasional armada menjadi perhatian PELNI dalam menghadapi peningkatan mobilitas penumpang pada periode Nataru.

"Momentum Natal dan Tahun Baru merupakan periode dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Karena itu, kesiapan pelayanan, koordinasi dengan pihak pelabuhan, serta aspek keselamatan pelayaran menjadi perhatian kami agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar," tambahnya.

Adapun pembelian tiket kapal PELNI dapat dilakukan melalui aplikasi PELNI Mobile, website resmi PELNI, Contact Center 162, loket kantor cabang, serta berbagai mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan perusahaan.

Melalui program stimulus ekonomi Nataru 2026/2027 ini, PELNI berharap masyarakat semakin mudah mengakses transportasi laut, sekaligus mendukung pergerakan ekonomi dan memperkuat konektivitas antarpulau di Indonesia.

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa transportasi laut.

Saat ini, PELNI mengoperasikan 83 kapal yang terdiri atas 26 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 17 kapal rede, sembilan kapal tol laut, serta satu kapal ternak.

Dalam mendukung operasionalnya, PELNI memiliki 43 kantor cabang yang melayani 357 pelabuhan singgah melalui 1.111 ruas pelayaran, serta didukung 306 terminal point yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. (**) 

Berita Terkait