Sidang Pleno I Ormawa Politani Kupang Resmi Digelar, Evaluasi Kinerja untuk Meningkatkan Kontribusi Bagi Mahasiswa

Minggu, 07/06/2026 - 17:51
Sidang Pleno I Ormawa Politani Kupang Resmi Digelar

Sidang Pleno I Ormawa Politani Kupang Resmi Digelar

Klikwarta.com, Kupang - Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) Politeknik Pertanian (Politani) Kupang menyelenggarakan Sidang Pleno I Organisasi Mahasiswa (Ormawa) pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan bertema "Transformasi Kolektif: Menanggalkan Ego Sektoral demi Mencapai Tujuan Organisasi yang Progresif" berfungsi sebagai forum resmi untuk penetapan program kerja, pelaporan pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi kinerja organisasi mahasiswa selama periode 2025/2026.
 
Acara yang dihadiri oleh seluruh elemen Ormawa, mulai dari BLM, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), hingga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), menjadi bentuk komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan mahasiswa.
 
Dalam sambutannya, Ketua BLM Sonya Natalia Rambu menjelaskan, sidang pleno ini menjadi wadah bagi seluruh Ormawa untuk menyampaikan program kerja yang telah dirancang, sekaligus melaporkan dan mengevaluasi pelaksanaannya.
 
"Sidang pleno ini menjadi wadah bagi BLM sebagai fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program kerja seluruh Ormawa selama satu periode ke depan," ucap Sonya.
 
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan melalui pemantauan dan koordinasi dengan BEM serta seluruh Ormawa bukan bertujuan mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap program berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi mahasiswa.
 
"Saya berharap pelaksanaan pleno ini menjadi awal yang baik bagi seluruh Ormawa untuk bekerja secara profesional, aktif berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa dan kehidupan kampus," tegas Sonya.
 
Sementara itu, Ketua BEM Politani Kupang periode 2025/2026, Rendy Sanggur, menyampaikan bahwa Sidang Pleno I harus dipahami sebagai forum konstitusional untuk mengukur kinerja organisasi secara objektif dan kritis, sekaligus sebagai momen refleksi terhadap capaian dan tantangan yang dihadapi.
 
"Kami memandang bahwa sidang pleno sebagai ruang demokratis untuk mengevaluasi kinerja seluruh Ormawa. Kritik dan masukan yang muncul dalam forum ini harus diterima sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang lebih baik, bukan dianggap sebagai ancaman," jelas Rendy saat diwawancarai.
 
Ia menambahkan, keberhasilan organisasi mahasiswa tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan oleh mahasiswa secara luas.
 
"Organisasi mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kualitas program dan memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Forum evaluasi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mengidentifikasi kendala, meningkatkan efektivitas program kerja, serta memperkuat sinergi antar Ormawa," tandas Rendy.
 
Perwakilan HMJ Peternakan, Sinto Goat, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi HMJ untuk menyampaikan evaluasi kinerja program kerja yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir. Ia juga menyoroti sejumlah kendala yang dihadapi.
 
"Ada beberapa kendala dalam pelaksanaan program kerja, antara lain minimnya komunikasi antara sesama anggota HMJ dan Ormawa lain, serta kurangnya fasilitasi dari pihak kampus. Sehingga beberapa program kerja yang telah ditetapkan tidak dapat dijalankan sesuai dengan rencana," ungkap Sinto.
 
Kegiatan ditutup secara resmi oleh Sekretaris BLM, Fery Berek. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sidang pleno tidak hanya membahas program kerja, tetapi juga bagaimana Ormawa dapat menangkap aspirasi mahasiswa terkait persoalan yang ada di lingkungan kampus.
 
"Saya berharap pimpinan lembaga dapat memperhatikan pengadaan fasilitas yang hingga saat ini belum memadai, demi mendukung kenyamanan aktivitas belajar mahasiswa Politani Kupang," pungkas Fery.

Penulis : Kordianus Lado

Berita Terkait