Ilustrasi
Klikwarta.com, Jatim - Seruan pembersihan total pelaksanaan ibadah haji menggema setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyidik dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada kuota haji. Langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk membongkar seluruh dugaan praktik kotor di sektor penyelenggaraan haji.
Ketua Umum Netra Bangsa Indonesia (NBI), HRM. Khalilurrahman R. Abdullah Sahlawiy menilai sedikitnya lima area rawan korupsi yang harus menjadi fokus penyelidikan KPK. Kelimanya meliputi kuota haji, katering haji, pondokan haji, kambing dam haji, dan pengadaan perlengkapan haji.
Gus Lilur, sapaannya, mengatakan, para muslim di Indonesia seharusnya bahagia ketika KPK mulai menyidik kasus dugaan korupsi kuota haji. Dia berharap kasus dugaan korupsi kuota haji sebagai pintu masuk untuk mengungkap seluruh dugaan tindak pidana korupsi di urusan ibadah haji lainnya.
Cicit Pangeran Kanduruhan Raja Sumenep bin Raden Fatah Sultan Demak bin Prabu Brawijaya V Raja Majapahit dari jalur ibu ini membuat akronim satir lima area yang berpotensi dikorupsi dengan nama-nama binatang karena dari saking jahatnya perbuatan korupsi. Misalnya, CINGGAR MAKAJI (Kucing Garong Maling Katering Haji), TILUK MAPOJI (tikus buluk maling pondokan haji), SIBUK MAKDAMJI (Srigala Busuk Maling Kambing Dam Haji), dan KETAN MAPANJI (Kelelawar Setan Maling Alat Perlengkapan Haji).
Cicit Sayyid Ali Murtadho dari jalur bapak ini memandang, rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib bangga karena Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah bersumpah menyerahkan hidupnya untuk kesejahteraan rakyat NKRI dengan memberantas korupsi.
“Akhirnya, pada KPK kita berharap, 5 area di atas segera disidik dan KPK menerapkan pasal TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang),” kata Gus Lilur dalam keterangan yang dikirim ke media, Jumat (15/8/2025)
Menurutnya, dengan penerapan TPPU rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia akan mengetahui dengan jelas ke mana saja aliran dana hasil dugaan korupsi itu mengalir.
“Jika diperlukan untuk menunjukkan dukungan warga NU, saya bersedia memimpin ribuan warga NU hadir berdiri kokoh dan lantang meneriakkan dukungan pada KPK di depan kantor KPK,” janjinya.
Gus Lilur percaya bahwa seluruh rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia sangat membenci koruptor. Jika Donald Trump sebagai Presiden Amerika menaikkan tarif masuk ekspor ke Amerika pada puluhan negara agar ekonomi Amerika bangkit dan berjaya, maka Presiden Republik Indonesia cukup memberantas koruptor untuk membawa Republik Indonesia jaya raya.
“Kita dukung Presiden Republik Indonesia memberantas korupsi. Kita dukung KPK menangkap dan memenjarakan koruptor,” tandasnya.
Sebelumnya, penetapan kuota haji tahun 2023-2024 sedang disidik KPK karena diduga ada korupsi. KPK telah menetapkan kasus dugaan korupsi terkait kuota haji era Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas naik ke tahap penyidikan.
“Terkait dengan perkara haji, KPK telah menaikkan status penyelidikan terkait penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada Kementerian Agama tahun 2023 sampai dengan 2024 ke tahap penyidikan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi, Asep Guntur Rahayu, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (9/8/2025) lalu.
Pewarta: Supra








