Tim Wasev TMMD Mabes TNI-AD Berkunjung ke Raja Ampat
Klikwarta.com, Raja Ampat, Papua Barat - Tim Pengawasan dan Evaluasi ( Wasev ) dari Mabes TNI-AD yang di Pimpin oleh Asisten Latihan ( Aslat ) Kasad Mayjen TNI Harianto berkunjung ke Raja Ampat untuk meninjau pelakasanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang berlokasi di Kampung Warsambin Distrik Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat.
Sebelum mengunjugi lokasi TMMD, Tim Wasev lebih dahulu menggelar pertemuan dengan Kodim 1805/ Raja Ampat serta Pemkab Raja Ampat yang berlangsung di aula Wayag, Kantor Bupati Kabupaten Raja Ampat, Selasa (21/7/2020).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh, Asisten Latihan ( Aslat ) Kasad Mayjen TNI Harianto, Kepala Staf Korem 181/PVT Kolonel Inf I Wayan Sandi Susila, Kasdam XVIII Kasuari Brigjen TNI Ferry Zein dan rombongan, Kapolres Raja Ampat AKBP Andre J.W. Manuputty S.IK, serta Asisten III Bidang Administrasi umum Pemkab Raja Ampat Yulianus Mambraku dan seluruh Perwira Kodim 1805/ Raja Ampat.
Dalam sambutannya, Asisten Latihan (Aslat) Kasad Mayjen TNI Harianto menyampaikan, kegiatan TMMD yang berlangsung sejak tahun 1980 ini, mulanya di kenal dengan nama ABRI Masuk Desa (AMD) yang merupakan bagian dari kontribusi TNI-AD terhadap masyarakat.
"TMMD tersebut bukanlah suatu proyek, namun ini adalah bentuk pengabdian bersama, Sehingga kami berharap kerja sama yang sudah dilakukan dengan Pemerintah Daerah selama ini dapat ditindaklanjuti”, imbuhnya.
Jadi, lanjut Mayjen TNI Harianto, tidak perlu harus menunggu Program TMMD selanjutnya, jika ada kegiatan dan program dari Pemerintah Daerah di wilayah -wilayah terpencil yang mungkin dapat memerlukan kehadiran Anggota TNI, maka ruang itu akan selalu terbuka. Keterlibatan TNI pada setiap program Pemerintah Daerah juga merupakan suatu wahana untuk membangun interaksi bersama masyarakat serta perogram yang dikerjakan dapat berdaya guna.
"Karena TMMD yang biasa dilakukan, walau anggaranya sedikit namun yang menjadi targetnya dapat menghasilkan manfaat yang banyak," jelasnya
Pada prinsipnya, terang Aslat Mayjen TNI Harianto, TNI- AD terlahir dari rakyat, tentu akan kembali untuk rakyat, maka kegiatan teritorial yang dilakukan juga dapat mengidentifikasi dimana daerah-daerah yang sulit untuk dibangun walau jelas Pemda punya tugas untuk bangun kesejahteraan masyarakat, tetapi kadang wilayah yang masih sulit untuk dijangkau ada yang tak tersentuh.
"Jadi sasaran kegiatan tersebut memang bagian dari tujuan tetapi ada tujuan yang lebih luas lagi, bagaimana kita menjalin komunikasi dan hubungan baik bersama masyarakat, termasuk melawan serta mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini kita hadapi," tandasnya.
Sementara Dandim 1805/ Raja Ampat Letkol Inf. Josef Paulus Kaiba juga menjelaskan, pembangunan nasional dalam rangka mensejahterakan masyarakat selama ini berjalan dengan lancar, namun masih terdapat daerah terpencil yang perlu mendapatkan perhatian. Kodim 1805 Raja Ampat sebagai Satkorwil melaksanakan TMMD dengan sasaran daerah yang masuk kategori daerah tertinggal.
"Kodim Raja Ampat sudah melakukan kordinasi dan meninjau lokasi serta telah melaksanakan pekerjaan terhadap sasaran TMMD yang berlokasi di kampung Warsambin, DistrikTeluk Mayalibit", urainya
Dandim juga menambahkan, program TMMD yang dilakukan untuk membantu pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan pembagunan dan kesejahteraan masyarakat ini melalui kegiatan fisik dan non fisik.
"Sasaran kegiatan fisik yang dilaksanakan antaranya empat unit rumah, dua unit MCK dan satu unit PAUD dengan dua ruang kelas belajar yanga saat ini sudah mencapai 70%. Sementara sasaran nonfisiknya, yakni wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan Covid-19, pengobatan masal, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan pertanian dan perkebunan serta perikanan,
kelautan", Jelasnya.
(Pewarta : Mustajib)








