Gubernur Mahyeldi Dorong Lapas Kelas III Suliki Berbasis Pesantren

Kamis, 23/02/2023 - 10:45
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat memberikan keterangan pers.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat memberikan keterangan pers.

Klikwarta.com, Padang - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) memberi dukungan penuh kepada kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Suliki, Kabupaten 50 Kota yang akan meresmikan Lapas Berbasis Pesantren di Lapas tersebut. Karena ini merupakan inovasi baru dan sangat sesuai dengan filosofi Minangkabau, Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Dukungan tersebut disampaikan, Gubernur Sumbar Mahyeldi, saat menyambut audiensi Kepala Lapas Kelas III Suliki, Kemesworo, di Komplek ke diaman Gubernur Sumbar, Rabu (22/2/2023).

Lapas Suliki saat ini memiliki program pesantren, dimana warga binaan diberikan program pendidikan agama layaknya pesantren setiap hari. Ada pelajaran aqidah, akhlak, tarikh Islam, ibadah, tahsin dan tahfiz Qur'an. 

Kegiatan ini merupakan tambahan dari program Lapas sebelumnya yang lebih berkisar kepada pembekalan keterampilan bagi warga Lapas. Disamping itu Lapas juga membuat program hapus tato, bagi warga binaan yang memiliki tato.

t

"Inovasi bapak Kalapas Suliki ini perlu didukung dan kita bantu secara bersama, baik Pemprov maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab), selain merupakan program yang baru, manfaatnya sudah sangat nyata bagi masyarakat, warga binaan masuk Lapas dengan kejahatan, keluar Lapas dengan segala kebaikan," kata Mahyeldi.

Ia sebut, dengan adanya program Lapas Pesantren dengan kurikulum dan mata pelajaran yang teratur diharapkan para warga binaan siap kembali bergabung bersama masyarakat dengan segala kebaikannya.

"Bisa menjadi muazzin, guru mengaji, bahkan menjadi imam sholat di masjid atau mushalla tempat mereka," sebut Mahyeldi. 

Sementara itu, Kabag Makopim, Marwansyah yang hadir mendampingi gubernur menambahkan, InsyaAllah Pemprov akan memfasilitasi alat penghapus tato dan juga merencanakan kegiatan singgah sahur untuk makan sahur bersama warga binaan pada Ramadhan mendatang.

"Kita semua mendoakan agar kegiatan ini berjalan lancar, termasuk peresmian Lapas Pesantren ini pada 6 Maret 2023 mendatang, yang akan dihadiri oleh Gubernur Sumbar, Kanwil Kemenkumham dan Bupati 50 Kota," imbuh Marwansyah.

Sementara itu, Kalapas Suliki, Kamesworo mengucapkan banyak terimakasih atas atensi dan sambutan Gubernur Mahyeldi, dia merasa sangat tersanjung, apalagi Pemprov siap mensupport kegiatan ini, bahkan akan membantu fasilitas yang di perlukan Lapas.

"Terima kasih kepada pak gubernur beserta jajaran yang menyambut kami, insya Allah kami akan berikan program terbaik untuk Sumbar maupun Limapuluh Kota secara khusus dan berkenan bapak gubernur mampir dan berprogram di Lapas Suliki," ucap Kamesworo.

(Kontributor: Warman)

Berita Terkait