Polres Klaten Gelar Apel Pasukan Ops Lilin Candi 2021

Kamis, 23/12/2021 - 12:16
Suasana apel gelar pasukan ops lilin Candi 2021 di Mapolres Klaten

Suasana apel gelar pasukan ops lilin Candi 2021 di Mapolres Klaten

Klikwarta.com Polres Klaten menggelar apel Gelar Pasukan Ops Lilin Candi tahun 2021 di lapangan KSDC Mapolres Klaten, Kamis (23/12/2021).

Apel diikuti tiga unsur Forkompinda Kabupaten Klaten. Antara lain, Bupati Klaten, Hj. Sri Mulyani, SE, Dandim 0723, Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, SIP dan Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo, SH., SIK., MH.

Pasukan upacara terdiri dari personel Polres dan Polsek, personel Kodim 0723/Klaten, personel BKO Brimob, Satpol PP, Dishub, PMI, Senkom, Orari, RAPI dan Banser. Armada dinas yang akan digunakan saat operasi juga dihadirkan pada apel kali ini.

Apel Gelar Pasukan tersebut, sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi lilin Candi 2021 yang akan berlangsung mulai 24 sampai 31 Desember 2021. Ops Candi 2021, dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan tahun baru (Nataru).

AKBP Eko, mengatakan, ada dua target utama dalam pelaksanaan Ops Lilin Candi 2021, yakni terselenggaranya perayaan Nataru yang aman kondusif serta menekan angka penyebaran Covid-19. Pihaknya dibantu instansi terkait, juga akan melaksanakan berbagai kegiatan. Diantaranya, pendirian Pos di jalur rawan, pengamanan gereja, pengamanan tempat wisata dan patroli, serta Ops Yustisi. 

Ia menyampaikan, sebanyak 1.673 personel yang diterjunkan dalam operasi ini. Terdiri dari 608 Polri, 384 TNI, 315 Instansi terkait dan 366 pam Swakarsa.

"Saat ini kita mendirikan ada 4 Pos, Pos terpadu ada di Prambanan, Pos pelayanan di Alun-alun, Pos Pam di Delanggu dan Jatinom", terang Kapolres.

Sementara, pengecekan Gereja sudah kita lakukan dari seminggu yang lalu, kita dibantu TNI dan Satpol PP, sebelum operasi ini sudah melakukan pra operasi yakni dengan pengecekan Gereja yang ada di Kabupaten Klaten, tambahnya 

Mengenai pemudik yang telah memasuki wilayah Klaten, ia mengatakan bahwa jajarannya telah melakukan tindakan pemantauan.

"Mereka salah satu tugasnya yaitu mendata warga yang mudik ke wilayah Klaten, kemarin sudah kita temukan di satu kecamatan ada enam KK sudah kami berikan stiker di rumahnya karena kalau rumahnya dikasih stiker berarti ada pemudik, jadi nanti pada saat balik juga akan kita pantau." demikian Kapolres Klaten.

Di tempat yang sama, Bupati Klaten, mengatakan, bahwa perayaan Tahun baru 2022 di wilayah Kabupaten Klaten ditiadakan. Hal ini, sesuai dengan hasil rapat Forkompinda se-Solo Raya, pada Rabu (22/12/2021).

Pada rapat lintas daerah kemarin, kata Bupati, kemudian ditindaklanjuti rakor lintas sektoral Kabupaten Klaten dengan keputusan bahwa, mulai 31 Desember 2021 pukul 19.00 WIB s/d 06.00 WIB Alun-alun Klaten ditutup.

"Perayaan ditiadakan, hiburannya di rumah masing-masing dengan virtual, kalau ada yang keluar, nanti dari pak Kapolres ada tim yang melakukan pengetatan, tidak ada konvoi-konvoi, tidak ada kembang api, tidak ada dangdutan dan yang lainnya." tandas Bupati.

Bertolak dari hal di atas, ia menghimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Klaten yang sedang merantau untuk menunda mudik menjelang Nataru, demi keselamatan bersama.

"Saya menghimbau bagi warga Klaten yang saat ini berada di rantau, pada saat tahun baru dan Natal, tidak usah mudik dulu, di rantau saja, daripada nanti pulang tidak bisa melakukan kegiatan secara besar-besaran, lebih baik tinggal di rantau", demikian imbau Bupati Klaten.

 

Pewarta : Danang K

Berita Terkait