Dandim 1805/Raja Ampat Letkol Inf. Josep Paulus Kaiba.
Klikwarta.com, Raja Ampat, Papua Barat - Bukan hanya pekerjaan fisik dan non fisik, TMMD juga melahirkan ide progresif bagi pembangunan Kabupaten Raja Ampat kedepan, ide tersebut yaitu” menjadikan Kampung Warsambin sebagai sentral ekonomi “ , sebagi salah satu solusi untuk memperpendek rentang kendali di beberapa wilayah di Raja Ampat yang terkenal dengan luas wilayah lautnya.
Ide tersebut diungkapkan oleh Dandim 1805/Raja Ampat Letkol Inf. Josep Paulus Kaiba saat bincang- bincang dengan awak media di Kampung Warsambin, Selasa (07/07/2020).
Berikut adalah ulasan singkat dari ide yang dilahirkan Kodim 1805/ Raja Ampat, melalui Dandim 1805/ Raja Ampat Letkol Inf. Josep Paulus Kaiba.
Program TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) merupakan kelanjutan dari program ABRI Masuk Desa yang dimulai sejak tahun 1980, tujuannya bukan hanya meningkatkan kesejahtraan masyarakat serta meningkatkan dan memantapkan kasadaran bermasyarakat, berbangsa, bernegara, bela negara dan disipilin Nasional, tetapi juga memberikan inspirasi , motivasi serta melahirkan gagasan- gagasan progresif yang diharapkan bisa direalisasikan oleh Pemerintahan di suatu daerah.

Kaitannya dengan hal diatas, ada ide atau gagasan yang lahir dari Kodim 1805/ Raja yakni “menjadikan Kampung Warsambin sebagai sentral ekonomi terpadu”, sebagai solusi untuk memperpendek rentang kendali pada beberapa Distrik dan Kampung yang berdekatan dengan Warsambin yang saat ini jadi lokasi TMMD.
Kampung Warsambin yang berada tepat di muara teluk yang mempunyai keunikan tersendiri, berada dipulau Waigeo yang merupakan salah satu dari empat pulau besar di Kabupaten Raja Ampat. Kalau di lihat sepintas seolah teluk ini membagi pulau Waigeo menjadi dua bagian.
Sementara potensi wisata di wilayah ini tidak perlu di ragukan lagi, memiliki beberapa air terjun, kali biru yang merupakan salah satu spot wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan luar negeri, dan lain- lain.
Selain potensi wisata diatas, ada juga potensi lain yang diharapkan bisa mengahasilkan income untuk Raja Ampat kedepan,misalnya mendatangkan investor untuk mengelola air yang sangat jernih disana menjadi air kemasan, udang kecil yang disebut dengan ebi dan terasi, kerajinan anyaman, ikan asin, potensi pertanian dan lain-lain.
Distrik Teluk Mayalibit juga punya potensi periakanan yang sangat menjanjikan, salah satunya adalah ikan lema atau kembung yang pada bulan gelap dapat ditangkap oleh masyarakat setempat dengan mudah, maka hal ini bisa integrasikan menjadi bisnis kelautan dan perikanan berbasis wilayah dan masyarakat agar dapat meningkatkan konstribusi sektor Kelautan dan Perikanan serta untuk pemerataan dan percepatan pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi pemanfataan sumberdaya kelautan dan perikanan.
Berjarak kurang lebih 15.6 Km dari Kota Waisai, Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, Kampung warsambin bisa di akses dengan jalur darat maupun laut. Lagipulah dengan melalui akses jalur darat, masyarakat bisa ke Ibu Kota Raja Ampat untuk urusan- urusan tertentu dengan mudah.
Mempunyai wilayah yang sangat strategis karena lebih dekat dengan Distrik Tiplol Mayalibit, Waigeo Timur, Waigeo Utara, Wawarbomi, Supnin dan yang lainnya, sehingga memperpendek rentang kendali, karena mengingat sangat jauh masyarakat Raja Ampat menempuh jarak untuk ke Ibu Kota. maka, kampung warsambin adalah salah satu solusi untuk mempermudah urusan masyarakat, khususnya dibidang ekonomi.
Dengan adanya pusat pertumbuhan, diharapkan akan terjadi proses interaksi dan penjalaran pengaruh ke daerah lain di sekitarnya sehingga dapat mempengaruhi.
Pendirian pusat ekonomi di Kampung Warsambin Distrik Teluk Mayalibit ini dinilai sangat ideal karena dapat dijangkau dengan mudah oleh penduduk di sekitarnya.
Dukungan dari seluruh elemen masyarakat setempat dan Pemerintah Daerah menjadi suatu hal yang sangat penting dalam merealisaikan semua ide dan gagasan ini.
“Semoga ide atau gagasan untuk menjadikan kampung Warsambin Distrik Teluk Mayalibit sebagai Sentral Ekonomi Terpadu untuk memperpendek rentang kendali di beberapa wilayah di Kabupaten Raja Ampat yang lahir dari Kodim 1805/ Raja Ampat ini menjadi sumbangsih pemikiran dan masukan bagi Pemerintah Daerah dalam membangun Kabupaten Raja Ampat kedepan” harap Dandim.
“ TMMD Berbhakti Untuk Negeri”
“ Bravo TNI”.
(Pewarta : Mustajib)








