Ketua DPC PPP Aceh Singkil, Tgk. Tarmizi Al Khalil,
Klikwarta.com, Aceh Singkil - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Aceh Singkil mendukung terhadap kepemimpinan Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono.
Ketua DPC PPP Aceh Singkil, Tgk. Tarmizi Al Khalil, mengatakan soliditas organisasi dari tingkat pusat hingga daerah menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan partai.
Menurutnya, upaya membangkitkan kembali PPP harus dibarengi dengan keberanian merangkul tokoh senior dan kader yang sebelumnya memiliki perbedaan pandangan.
“Sikap kami di daerah jelas, konsisten mendukung Ketum Mardiono dan menjaga soliditas partai. Namun, syarat mutlak agar PPP bisa bangkit kembali adalah keberanian melakukan rekonsiliasi. DPP harus segera merangkul seluruh pilar, tokoh senior, serta para kader yang sebelumnya berbeda pandangan,” kata Tarmizi dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).
Namun, DPP juga didorong segera melakukan rekonsiliasi nasional untuk menyatukan kembali seluruh elemen partai.
Ia menilai penyatuan kembali seluruh elemen partai menjadi langkah penting untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat basis dukungan masyarakat hingga tingkat akar rumput.
Tarmizi mengatakan PPP memiliki sejarah panjang sebagai rumah politik umat Islam yang dekat dengan ulama, santri, dan masyarakat kalangan bawah.
Karena itu, rekonsiliasi tidak boleh hanya menjadi kesepakatan di tingkat elite.
“PPP adalah rumah besar umat Islam yang pintunya harus selalu terbuka. Rekonsiliasi ini bukan formalitas politik elite, melainkan gerakan konsolidasi menyeluruh hingga ke tingkat pengurus ranting,” ujarnya.
Ia berharap kepemimpinan Mardiono mampu menyusun agenda strategis partai dengan menyerap aspirasi kader di daerah serta melibatkan seluruh elemen dalam proses konsolidasi.
Menurut Tarmizi, persatuan internal menjadi modal penting bagi PPP untuk kembali mendekatkan diri kepada masyarakat dan memperkuat posisi partai dalam menghadapi dinamika politik mendatang.
DPC PPP Aceh Singkil berharap rekonsiliasi nasional dapat menjadi momentum menyatukan kembali kekuatan partai sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap PPP. (**)








