Kapolres Minta Tempat Wisata, Cafe, Restoran di Pasaman Terapkan Qr Code

Minggu, 30/01/2022 - 11:14
Foto : Kapolres Pasaman saat rapat bersama pemilik rumah makan, restoran, cafe dan pengelola wisata, di aula Mapolres Pasaman

Foto : Kapolres Pasaman saat rapat bersama pemilik rumah makan, restoran, cafe dan pengelola wisata, di aula Mapolres Pasaman

Klikwarta.com, Pasaman - Kapolres Pasaman AKBP. Fahmi Reza, Sik, MH, minta pengelola tempat wisata, rumah makan, restoran dan cafe, memberlakukan Barcode Scanner (Qr Code) melalui aplikasi PeduliLindungi, di tempat usaha masing-masing. Hal tersebut, guna menekan penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Pasaman. 

"Tidak ada pilihan bagi kita, untuk menjaring masyarakat yang belum vaksin, sekaligus untuk menekan sebaran virus corona, kita akan gunakan seluruh instrumen yang ada, termasuk yang terbaru pemberlakuan barcode di tempat-tempat usaha," ujar AkBP Fahmi, saat rapat bersama pemilik rumah makan, restoran, cafe dan pengelola wisata, di aula Mapolres Pasaman, Jumat (28/1/2022).

Pasaman memang sudah berada di posisi aman (level 1) dengan capaian vaksinasi 1 (V1 76 persen, manula 60 persen dan V2 34 persenan.

Namun, kata Kapolres, ancaman virus varian baru seperti Omicron, perlu diwaspadai dan diantisipasi. Sebab varian omicron terdeteksi sudah masuk di Sumatera Barat.

Banyak ilustrasi dan contoh disampaikan Kapolres, guna menggugah kemauan dan kesadaran masyarakat agar mau mengikuti dan menjalankan aturan pemerintah terhadap pencegahan Covid-19 di tengah masyarakat.

"Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita akan hidup berdampingan dengan Covid 19. Tinggal bagaimana kedisiplinan kita mengantisipasi sebarannya, sehingga tidak terjangkit virus yang membahayakan tersebut, misalnya dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan 3 M dan vaksinasi untuk kekebalan tubuh", ujar Fahmi Reza.

Pembuatan barcode akan dibantu Dinas Kominfo. Apabila aplikasi sudah selesai, maka para pemilik usaha wajib memasang barcode di pintu masuk tempat usaha masing-masing.

"Nanti kita akan melakukan pengecekan ke lapangan", tandas Kapolres.

Gayung bersambut, pengelola dan para pemilik usaha rumah makan, restoran dan cafe, menyatukan tekad siap mensukseskan barcode scan di Kabupaten Pasaman. Dipandu langsung Kapolres Pasaman.

"Kami pemilik restoran, cafe dan pengelola tempat wisata siap mendukung dan akan menerapkan penggunaan barcode aplikasi PeduliLindungi di tempat usaha masing-masing", ucap para pelaku usaha.

Bertolak dari hal di atas, Sekretaris Dinas Kominfo Pasaman, Budhi Hermawan, menjelaskan, teknis penggunaan barcode scan aplikasi PeduliLindungi, bisa diunduh melalui registrasi ke Pusdatin Kementerian Kesehatan.

"Jika belum bisa, maka kami dari Dinas Kominfo siap membantu pembuatannya", demikian singkat Budhi.

Pewarta : Riskal

Berita Terkait