Desa Ulak Buntar Tampilkan Kesenian Budaya Asli Adat Lampung di Festival Sebiduk Sehaluan Oku Timur

Rabu, 16/11/2022 - 17:16
Kesenian Budaya Asli Adat Lampung di Festival Sebiduk Sehaluan Oku Timur

Kesenian Budaya Asli Adat Lampung di Festival Sebiduk Sehaluan Oku Timur

Klikwarta.com, Sumsel - Acara Festival Sebiduk Sehaluan yang diadakan pemerintah kabupaten Ogan Kemering Ulu (Oku) Timur, provinsi Sumsel, dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Oku Timur, Ir. H. Lanosin ST. Acara tersebut dimulai pada hari Sabtu (12/11/2022) hingga akhir acara Minggu (13/11/2022).

Acara Festival Sebiduk Sehaluan dibagi menjadi 4 tempat lokasi, yakni Zona 1 Martapura, Zona 2 Belitang, Zona 3 SS III, Zona 4 Semendawai Barat, dan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukkan kesenian Daerah yang tampil dari masing-masing peserta.

Zona Tiga yang digelar di kecamatan Semendawai Suku Tiga (sebagai tuan rumah), tergabung kecamatan Belitang Mulya, Belitang Dua, Belitang Tiga dan kecamatan Semendawai Timur.

Dalam acara Festival Sebiduk Sehaluan Desa Ulak Buntar,kecamatan Belitang Mulya,kabupaten Oku Timur, menampilkan dan menunjukkan khas kesenian asli pribumi Adat Lampung yakni Tari Tigol yang diperagakan 4 orang (1 Dulbari, 2 Bustan, 3 Jahri, 4 Busri).

9

Tari tersebut biasanya ditampilkan saat acara hajatan pernikahan untuk menyambut pengantin/besan, pertunjukkan Gitar Tunggal yang dibawakan oleh ibu Samsiah yang kerap disapa Sam. Kesenian Budaya Pesanan dibawakan oleh Cek Ali (Pesanan ini guna sering dipakai/peragakan saat ada hajatan khitanan/perkawinan). Pertunjukkan tersebut juga dilengkapi dengan alat musik khas Daerah Lampung yang guja dimainkan 4 orang, sebut saja (1 M, 2 E, 3 A, 4 S), yang juga dilengkapi dengan pengantin yang diperagakan oleh (pasutri),panggil saja E dan L.

Diketahui untuk pengurus Adat Lampung Desa Ulak Buntar sebagai ketua Adat Cek Ali, wakil ketua Daud, Bendahara Roni, semua pertunjukkan tersebut dibawakan dan diperagakan langsung oleh warga pribumi asli Ulak Buntar.

"Kesenian Budaya Adat kalau tidak dilestarikan maka nantinya akan hilang dengan seiringnya waktu (zaman) sekarang yang serba canggih (era digital), harapan saya, khususnya untuk generasi muda Desa Ulak Buntar agar senantiasa menggiatkan dan mencintai budaya Daerah kesenian asli Adat Lampung. Kalau bukan kita siapa lagi yang mau melestarikannya dan mengembangkan peninggalan leluhur nenek moyang kita" ujar kepala Desa Ulak Buntar Samsi yang baru menjabat sebagai kades kurang lebih Satu tahun ini,kepada awak media ini.

"Harapan kita semua khususnya Adat Lampung ,untuk kedepannya semoga menjadi yang terbaik baik ditingkat kabupaten maupun tingkat provinsi dan tingkat Nasional maupun Dimata Dunia", pungkasnya.

(Pewarta: Aliwardana)

Berita Terkait