Momen Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K.,M.H saat menyalami anak-anak Yatim pada momen buka puasa bersama yang di gelar polres Bitung
Bitung, Klikwarta.com - Polres Bitung bersama Bhayangkari, toko agama dan para anak yatim menggelar buka puasa bersama yang dilaksanakan di ruang Tribrata Aspol Pinokalan. Rabu, (4/3/26).
Momentum buka puasa yang diawali dengan lantunan tilawatil Quran yang dilanjutkan dengan Tausiyah Ramadhan yang dibawakan oleh Ustad Hi. Narto Pakaya, S.Ag.,M.pd yang juga selaku ketua PCNU Kota Bitung dengan mengangkat tema "Hidup Harmonis Dalam Beragama" tersebut di pimpin langsung oleh Kapolres Bitung, AKBP. Albert Zai, S.I.K.,M.H.
Kapolres Bitung dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti Ramadan Polres Bitung yang telah berjalan sejak awal puasa.
"Kegiatan buka puasa bersama ini adalah bagian dari rangkaian Bulan Bakti Ramadan. Sebelumnya kami telah melaksanakan pembersihan rumah ibadah, khususnya masjid, Bakti Sosial serta pembagian takjil oleh Polres dan jajaran Polsek. Hari ini kita berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim,"ujar Albert Zai.
AKBP Albert Zai juga menyampaikan bahwa, Ramadan bukan hanya menjadi momentum ibadah bagi umat Islam, tetapi juga sebagai ruang memperkuat nilai toleransi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat majemuk seperti Kota Bitung.
"Bulan Ramadan adalah bulan penuh rahmat. Bukan hanya bagi saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga bagi kita semua untuk memperkuat semangat berbagi, saling pengertian, dan toleransi,"tegasnya.
Dirinya juga mengungkapkan, komposisi personel Polres Bitung yang beragam mencerminkan representasi masyarakat Kota Bitung, sehingga nilai toleransi menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas.
"Personel kami representatif dengan kondisi masyarakat Kota Bitung, dengan komposisi yang hampir seimbang antara Kristen dan Muslim. Ini menjadi bukti bahwa semangat toleransi sangat dijunjung tinggi di internal Polres Bitung,"Kata Albert Zai.
Selain itu, Kapolres juga menekankan makna Ramadan sebagai momentum pengendalian diri dan peningkatan kualitas moral, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga.
"Puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi bagaimana kita mampu mengendalikan diri dari hawa nafsu dan menjaga perilaku. Inilah esensi Ramadan yang harus kita maknai bersama,"pungkasnya.
Kepada anak-anak yatim yang hadir, Kapolres memberikan pesan motivasi agar tetap semangat mengejar cita-cita.
"Anak-anak kami adalah generasi penerus bangsa. Tidak ada yang mustahil selama kita percaya kepada Tuhan, menjaga diri, dan terus berusaha. Kesempatan itu sama untuk semua,"pesannya.
Diakhir sambutannya, Kapolres berharap nilai-nilai Ramadan dapat menjadi energi positif dalam pengabdian kepada masyarakat.
"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, senantiasa menjaga dan melindungi kita dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," tutupnya. (*)








